KTM ke Moto2 Karena Tak Mau Kehilangan Rider Muda
Anindhya Danartikanya | 22 Februari 2017 09:30
Bola.net - - Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer membeberkan alasan mengapa pihaknya memutuskan untuk turun dalam kejuaraan Moto2 musim ini. Dalam acara peluncuran resmi tim di Austria pada hari Senin (20/2), Beirer pun menyatakan bahwa proyek Moto2 merupakan proyek 'penyelamatan' para rider muda yang mereka kembangkan.
Selama ini, KTM hanya turun di kelas teringan dan para juara mereka naik kelas yang lebih tinggi bersama pabrikan lain. Dengan keputusan turun di MotoGP sebagai tim pabrikan untuk pertama kali musim ini, KTM akhirnya juga memutuskan turun di Moto2 sebagai pemasok sasis Ajo Motorsport demi menjembatani rider mereka dari Moto3.
Ini impian jadi nyata, karena di kejuaraan lain seperti reli, motocross dan enduro, kami mengembangkan rider muda dan terus menaungi mereka sepanjang karir. Dalam road race, kami mengembangkan banyak rider di Red Bull Rookies Cup yang lalu naik ke Moto3, tapi dari sanalah kami justru kehilangan mereka, dan ini membuat kami sedih, ujar Beirer kepada Crash.net.
Sejak Moto3 digulirkan pada 2012, KTM meraih gelar lewat Sandro Cortese (2012), Maverick Vinales (2013) dan Brad Binder (2016). Pada 2014 dan 2015, mereka meraih runner up lewat Jack Miller dan Miguel Oliveira. Cortese, Vinales dan Miller lepas dari genggaman, namun lewat proyek Moto2 tahun ini, KTM sukses 'menyelamatkan' Binder dan Oliveira.
Kami memutuskan melakukan proyek MotoGP lebih dulu, di mana kami butuh rider top suatu hari nanti, dan kehilangan mereka rasanya mengecewakan. Bayangkan saja rider seperti Brad harus meninggalkan kami. Jadi kami harus menutup jurang ini. Dengan turun di Moto2, 'anak-anak' bisa bertahan bersama kami di semua kelas jika mereka karir mereka cukup gemilang, pungkas Beirer.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






