Kuat di Segala Kondisi, Marquez Tetap Awasi Dovizioso
Anindhya Danartikanya | 6 Maret 2018 14:30
Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez merasa optimistis menghadapi seri pembuka MotoGP 2018 yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada 16-18 Maret mendatang, usai meraih hasil yang cukup menjanjikan dalam uji coba di tempat yang sama akhir pekan lalu. Padahal, Losail adalah sirkuit di mana biasanya Honda mengalami kesulitan.
Marquez memang hanya menduduki posisi ketujuh dalam daftar kombinasi catatan waktu, namun ritmenya dalam simulasi balap membuatnya percaya diri bisa tampil baik saat pekan balap nanti. Rider berusia 25 tahun ini pun senang bisa tampil kompetitif di berbagai kondisi, baik di siang hari maupun malam hari.
Tahun lalu, pada akhir pramusim, kami punya banyak pertanyaan. Tahun ini, situasi kami lebih jelas. Tapi tahun ini juga sangat aneh, karena di sirkuit yang sama, hari yang sama, jam berbeda, tampaknya salah satu rider sangat kuat. Tapi saat kondisinya berubah, Yamaha jadi lebih kuat, ujarnya kepada Crash.net.
Jadi situasi ini sulit dipahami. Tapi jika kami fokus pada diri sendiri, saya tetap senang karena saat langit terang, saya kompetitif. Saat malam hari, saya juga kompetitif. Finis di posisi lima besar secara konsisten akan jadi kunci, lanjut enam kali juara dunia ini.
Marquez pun makin senang, karena di Losail yang biasanya mempersulit laju Honda, ia justru punya ritme yang konsisten. Kami menjalani pramusim dengan baik. Tentu kami agak kesulitan seperti dugaan, tapi kami tetap mengalami kemajuan besar pada ritme balap. Jadi saya sangat senang, karena biasanya ini jadi titik lemah saya di Losail. Tapi kita lihat saja nanti, karena situasi saat balapan selalu berbeda, tuturnya.
Selama pramusim pula, banyak nama rider dengan tim berbeda yang bergantian menduduki puncak daftar catatan waktu. Marquez pun menyebut Danilo Petrucci, Cal Crutchlow, Johann Zarco dan Valentino Rossi bakal tampil mengancam, namun matanya akan tetap tertuju pada rivalnya tahun lalu, Andrea Dovizioso.
Jika Anda lihat ritmenya di atas kertas, tampaknya Danilo sangat, sangat cepat di simulasi balap. Cal juga konsisten. Johann cepat, tapi di lap tunggal. Dalam simulasi balap, ia jauh lebih kesulitan dan perbedaan catatannya sangat jauh. Vale juga sangat kompetitif, tapi saya rasa Dovi lah yang akan jadi rider paling kuat, pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















