Kunci Gelar MotoGP 2023, Ducati Ingin Bagnaia vs Martin vs Bezzecchi Lanjut sampai Seri Terakhir
Anindhya Danartikanya | 30 Oktober 2023 13:02
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, mengaku sangat senang akhirnya gelar dunia pembalap MotoGP 2023 sudah dipastikan jatuh ke tangan pihaknya. Kini, Ducati hanya harus menunggu siapa di antara tiga pembalapnya yang bakal keluar sebagai juara.
Seperti yang diketahui, Pecco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi, sama-sama bernaung di bawah payung Ducati lewat tiga tim berbeda. Ketiganya pun berurutan menduduki tiga posisi terpuncak klasemen pembalap. Ketiganya pula punya kans matematis untuk jadi juara.
Pembalap non-Ducati terbaik adalah rider Red Bull KTM, Brad Binder, yang ada di peringkat keempat. Usai finis kedua dalam sprint race Seri Thailand, rider asal Afrika Selatan ini pun sudah tak lagi punya kans matematis untuk jadi juara. Alhasil, rider Ducati dipastikan merebut gelar musim ini.
Balapan yang Sulit Dipercaya

Lewat MotoGP.com usai pertarungan sengit antara Martin, Binder, dan Bagnaia dalam main race pada Minggu (29/10/2023), Dall'Igna mengaku takjub. Meski sulit menjaga situasi Ducati kondusif, ternyata pria Italia ini santai melihat perebutan gelar kian sengit di antara ketiga ridernya.
Dall'Igna bahkan berharap Bagnaia, Martin, dan Bezzecchi tetap bertarung di tiga seri tersisa musim ini, yakni Seri Malaysia, Qatar, dan Valencia. Eks Direktur Teknis Aprilia Racing ini juga melempar pujian kepada Binder, meski ia bukanlah rider Ducati.
"Saya berharap ini bisa menjadi pertarungan nyata yang berlangsung sampai akhir. Pasalnya, kita lihat balapan hari ini sungguh tak bisa dipercaya. Mereka menjalani begitu banyak aksi saling salip. Brad juga bekerja dengan fantastis hari ini," ungkapnya.
Imbalan atas Kinerja Kru Ducati Corse

Dall'Igna sendiri tak menyangka perebutan gelar dunia MotoGP 2023 bakal terjadi di antara para ridernya sendiri tanpa ancaman nyata dari para pembalap pabrikan lain. Meski begitu, ia meyakini ini adalah buah manis yang dipetik berkat kerja keras Ducati Corse.
"Tahun lalu tahun yang fantastis bagi kami, tetapi tahun ini mungkin lebih baik lagi. Kami sangat bahagia. Saya pun turut senang bagi semua orang yang bekerja di Ducati Corse, karena mereka mendapatkan imbalan atas kinerja mereka. Saya pun berterima kasih kepada mereka semua," tutupnya.
Bagnaia ada di puncak klasemen dengan 389 poin, unggul 13 poin atas Martin di peringkat kedua dengan 376 poin. Bezzecchi menduduki peringkat ketiga dengan 310 poin, tertinggal 79 poin dari Bagnaia. Dengan tiga seri tersisa, maka masih ada 111 poin tersedia yang bisa diraih.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Aleix Espargaro Jadi 'Korban' Pertama Aturan Baru Tekanan Ban MotoGP di Thailand
- Mengenal Aturan 'Zona Hijau' MotoGP dan WorldSBK, Biang Kerok Hukuman Brad Binder dan Toprak Razgatl
- Ducati Kunci Gelar MotoGP 2023 di Thailand, Tinggal Tunggu Siapa Juaranya
- MotoGP Thailand: Jorge Martin Menang, Hukuman Brad Binder Untungkan Pecco Bagnaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41













