LCR Honda Sedih Taka Nakagami-Alex Marquez Jeblok, Tekanan Jadi Kendala
Anindhya Danartikanya | 3 November 2021 14:24
Bola.net - Pemilik sekaligus Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, mengaku sedih melihat kedua pembalapnya, Takaaki Nakagami dan Alex Marquez, terpuruk di MotoGP 2021. Padahal, pada paruh kedua musim lalu, keduanya sama-sama konsisten bertarung di papan atas. Hal tersebut ia nyatakan via Speedweek, Senin (1/11/2021).
Sampai kini, Nakagami belum juga meraih podium di MotoGP. Namun, musim lalu ia beberapa kali menebar ancaman di persaingan papan atas. Marquez bahkan sukses dua kali naik podium saat menjalani debutnya di kelas para raja bersama Repsol Honda. Alhasil, bisa dimaklumi Cecchinello punya ekspektasi tinggi.
Nyatanya, Nakagami dan Marquez justru sulit masuk 10 besar di tiap balapan, kerap kecelakaan. Hasil terbaik Nakagami hanyalah finis keempat di Jerez, Spanyol, dan Marquez hanya finis keenam di Le Mans, Prancis. Di lain sisi, Cecchinello juga maklum karena RC213V 2021 sulit dikendarai akibat Marc Marquez yang absen lama.
"Hasil kami jelas di bawah ekspektasi. Kedua rider kami mampu berebut podium tahun lalu. Tapi tahun ini mereka turun beberapa posisi akibat berbagai alasan. Kini kami bekerja keras demi mengakhiri musim sebaik mungkin, dan semoga tahun depan bisa lebih kuat," ungkap Cecchinello, yang juga mantan pembalap GP125 ini.
Honda Sudah Bekerja Keras

Cecchinello menyatakan, pihaknya masih sangat percaya pada Honda. Ia meyakini para insinyur dan teknisi pabrikan Sayap Tunggal bekerja ekstra keras. Namun, fakta bahwa ada banyak perubahan yang terjadi tahun ini, ditambah Marc Marquez yang absen panjang, bikin pengembangan motor jadi terhambat.
"Mungkin tak selalu terlihat dari luar, tapi beberapa bulan terakhir Honda bekerja sangat keras demi mempersempit margin dari rival. Marc tadinya cedera dan absen berbulan-bulan, jadi tak ada rider yang memimpin pengembangan. Jangan lupa Pol juga baru bergabung tahun ini," ungkap pria asal Italia ini.
"Alex juga baru saja ganti tim dan kru, sementara Taka ganti motor dari yang lama ke yang baru. Ada banyak penyebab yang berdampak pada pengembangan motor. Tapi Honda jelas bekerja sangat keras, bahkan dengan prototipe baru, dan ini kemajuan besar. Kami yakin bisa mengejar ketertinggalan," lanjut Cecchinello.
Meski begitu, Cecchinello yakin para ridernya juga harus memperbaiki diri, khususnya Nakagami. Ia menilai rider Jepang itu belum bisa tenang menghadapi tekanan. Padahal, potensinya besar karena Honda sudah memberinya RCV teranyar, serta khusus memberinya perangkat baru seperti sasis dan suspensi berbeda.
Nakagami Masih Tertekan, Marquez Butuh Dukungan

"Taka dekat dengan podium di Jerez. Di Austin harusnya hasilnya sangat baik. Sayang, kami lihat Taka harus meningkatkan kemampuan menghadapi tekanan. Tahun lalu, saat start dari pole di Aragon, ia jatuh usai beberapa tikungan. Ia jelas harus memperbaiki diri demi mengendalikan tekanan lebih baik," tutur Cecchinello.
Pria 52 tahun ini juga mengungkapkan hal senada untuk Marquez, yang menurutnya sudah terbukti punya kualitas pembalap papan atas. Meski begitu, Cecchinello menyatakan bahwa dalam kasus ini, timnya lah yang harus memberikan dukungan teknis lebih baik kepada juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 tersebut.
"Alex meraih podium pada paruh kedua musim lalu. Jadi, ia terbukti bisa jadi pembalap top. Sayangnya, itu tak terjadi tahun ini. Kami seharusnya tak cari-cari alasan dari motor ini. Memang benar level persaingan makin sengit, namun kami juga harus sadar kami harus bekerja lebih keras memberikan motor terbaik bagi Alex," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Algarve di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, pada 5-7 November mendatang, Nakagami dan Marquez masing-masing berada di peringkat 15 dan 16 dengan koleksi 71 dan 54 poin.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Yamaha Terbukti Motor Juara, Franco Morbidelli: Selangkah Dekati Papan Atas
Jorge Martin Ambisius Pindah ke Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2023
Jorge Martin: Saya Bisa Menang di MotoGP Berkat Jorge Lorenzo
Valentino Rossi Target Kembali Masuk 10 Besar di MotoGP Algarve
Gegar Otak Ringan, Marc Marquez Resmi Absen dari MotoGP Algarve
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Ketimbang Nganggur, Chelsea Jual Strikernya ke Klub Jerman Ini
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 18:30
-
Liverpool Bakal Jual Gelandang Ini ke Spanyol?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 18:00
-
Marcus Rashford Dapat Tawaran Pindah ke Turki, Bakal Diambil?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:30
-
Link Streaming Liverpool vs Nottingham Forest, 29 Agustus 2026
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:22
-
Rekor Head-to-Head Premier League 2026/27 Matchweek Kedua di Vidio
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:11
-
Arsenal Inginkan Endrick, Real Madrid: Maaf Gak Dulu!
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 17:00
-
Jamu Ipswich Town, Menang Harga Mati untuk MU!
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 16:30
-
Rafael Leao Pamit Pergi dari AC Milan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 16:00
-
Wow! Enzo Fernandez Selangkah Lebih Dekat Gabung Manchester City
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 15:30
-
Manchester City Intip Peluang Pulangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Agustus 2026, 13:32
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 13:30
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 13:28
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





