Lewis Hamilton Kunci Gelar Formula 1 2019 di Meksiko Jika...
Anindhya Danartikanya | 23 Oktober 2019 11:55
Bola.net - Pebalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, akan menghadapi 'match point' perdananya dalam perebutan gelar dunia 2019 di Formula 1 GP Meksiko yang digelar di Autodromo Hermanos Rodriguez akhir pekan ini.
Saat ini, Hamilton tengah duduk di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 338 poin, unggul 64 poin dari rival terdekatnya yang juga tandemnya sendiri, Valtteri Bottas di peringkat kedua. Dengan tiga seri tersisa, maka ada 78 poin yang bisa diraih Hamilton.
Untuk mengunci gelar dunia kali ini, Hamilton harus finis balapan pada Minggu (27/10/2019) nanti dengan keunggulan 14 poin atas Bottas. Misi ini takkan mudah, apalagi Mercedes berjanji takkan memberikan team order dan akan membebaskan keduanya bersaing dalam balapan.
Bagaimana cara Hamilton mengunci gelar dunia akhir pekan ini juga? Simak yang berikut ini.
6 Skenario Hamilton Kunci Gelar
Hamilton akan sukses mengunci gelar dunia di Meksiko jika...
- menang dengan lap tercepat, sementara Bottas finis keempat atau lebih rendah
- menang tanpa lap tercepat, sementara Bottas setidaknya finis kelima atau lebih rendah
- finis kedua dengan lap tercepat, sementara Bottas finis kedelapan atau lebih rendah
- finis kedua tanpa lap tercepat, sementara Bottas finis kedelapan atau lebih rendah tanpa lap tercepat
- finis ketiga dengan lap tercepat, sementara Bottas finis kesembilan atau lebih rendah
- finis ketiga tanpa lap tercepat, sementara Bottas finis ke-10 atau lebih rendah tanpa lap tercepat
Akan Jadi Gelar Dunia Keenam
Jika berhasil keluar sebagai juara, maka Hamilton akan tercatat mengoleksi enam gelar dunia di Formula 1. Ia pun akan melampaui rekor Juan Manuel Fangio.
Pebalap Inggris berusia 34 tahun ini hanya tertinggal satu gelar saja dari Michael Schumacher, yang sampai saat ini masih memegang status sebagai pebalap dengan gelar terbanyak.
Hamilton telah meraih gelar dunia pada 2008, yang saat itu ia raih bersama McLaren Mercedes, serta 2014, 2015, 2017, dan 2018. Saat ini, ia juga merupakan pebalap kedua dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah, yakni dengan 82 kemenangan. Ia hanya tertinggal 9 kemenangan dari Schumacher.
Sumber: Sky Sports
Baca Juga:
- Cantiknya Phillip Island, Trek Favorit Para Pebalap MotoGP
- Jorge Lorenzo Tekad Lanjutkan Tren Positif di MotoGP Australia
- Quartararo Termotivasi Kemenangan Vinales Jelang MotoGP Australia
- Semua Bisa Kuat di MotoGP Australia, Marc Marquez Merendah
- Ducati: Gaet Quartararo? Lebih Baik Prioritaskan Miller-Bagnaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37


















