'Lorenzo Bagai Panasi Ban, Marquez Bagai Gunung Berapi'
Editor Bolanet | 11 Januari 2016 12:00
Menurut Poncharal, gaya balap Marquez yang dinilai 'berlebihan' justru membuat MotoGP menarik untuk ditonton. Pria asal Prancis ini yakin Marquez sama cepatnya dengan pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo, hanya saja cara mereka melaju begitu berbeda, yakni jika Marquez begitu agresif, Lorenzo justru sangat smooth.
Marc sangat menarik. Ia sama cepatnya dengan Jorge, tapi caranya mengembangkan performa sangat berbeda. Jika Anda tak punya stopwatch, Anda akan berpikir Jorge sekadar memanaskan ban! Tapi ketika melihat Marc, Anda akan berkata 'sialan!' karena di setiap tikungan ia selalu terlihat akan terjatuh, ujar Poncharal.
Poncharal yakin gaya balap Marquez yang dinilai para rivalnya berbahaya dan meledak-ledak ini justru menghibur banyak orang, baik para penggemar berat maupun pihak awam. Menurutnya, jika dilihat dari gaya balap, Marquez telah memberikan banyak hal untuk MotoGP.
Gaya balap Jorge sangat 'bersih' dan begitu teknis. Tapi Anda harus menjadi ahli untuk mengapresiasi gaya balapnya. Soal Marc, siapapun yang melihatnya di TV, terutama dengan slow motion, akan berkata 'wow!' Itulah yang dinamakan pertunjukan. Soal ini, Marc merupakan duta MotoGP terbaik, karena ia bagaikan gunung berapi! tutur Poncharal.
Poncharal pun yakin gaya balap agresif Marquez ini tak akan berubah dalam jangka waktu yang panjang. Marc bilang ia sudah banyak belajar dari kesalahan-kesalahannya. Jujur saja, saya tidak yakin karena di balapan-balapan berikutnya bisa saja terjatuh lagi! Saya rasa pebalap tiga besar (Lorenzo, Valentino Rossi, Marquez) jelas yang terbaik, tercepat dan paling menarik untuk ditonton, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










