Lorenzo: Marquez Bisa Tambah Gelar, Tapi Takkan Samai Karisma Rossi
Anindhya Danartikanya | 4 Januari 2022 15:20
Bola.net - Eks pembalap MotoGP sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, berpendapat bahwa Valentino Rossi merupakan pembalap terbaik dalam sejarah Grand Prix, bahkan melebihi Giacomo Agostini. Lewat Motosan, Jumat (31/12/2021), ia juga mengaku yakin Marc Marquez takkan bisa menyamai karisma The Doctor.
Seperti yang diketahui, Lorenzo dan Rossi merupakan rival sengit saat masih setim di tim pabrikan Yamaha pada 2008-2010 dan 2013-2016. Meski begitu, Lorenzo memang dikenal tak pernah segan mengakui bahwa Rossi merupakan salah satu pembalap terbaik yang pernah ia lawan di kelas para raja.
Ketika ditanya siapa yang ia rasa layak dapat status rider terbaik sepanjang masa, Lorenzo juga menyebutkan nama Rossi. Meski Agostini merupakan 15 kali juara dunia (8 di GP500) sementara Rossi menyabet 9 gelar (7 di GP500/MotoGP), menurut Lorenzo ada banyak faktor yang membuatnya yakin Rossi lebih hebat dari Agostini.
Giacomo Agostini dan Valentino Rossi Berbeda Era

Lorenzo merasa tak bisa menilai Agostini, karena tak pernah menonton pria itu balapan pada era 1970an. 'Ago' juga diyakini Lorenzo punya kans meraih gelar lebih banyak karena dulu boleh turun di dua kelas berbeda. Selain itu, motor-motor yang dikendarai Agostini tak berteknologi tinggi seperti motor MotoGP masa kini.
"Rider yang punya gelar dunia terbanyak di kategori terpuncak adalah Ago dan Vale. Namun, saya tak pernah nonton Ago balapan, dan ia berasal dari era berbeda, dengan perbedaan regulasi teknis yang sangat jauh. Pada masanya, Anda juga bisa berkompetisi dan menang di kategori berbeda pada hari yang sama," ujar Lorenzo.
Pria berusia 34 tahun ini bahkan membandingkan Rossi dengan Diego Maradona, mendiang legenda sepak bola Argentina, karena sama-sama berkarisma dan punya kepribadian kuat. Menurut Lorenzo, pembalap hebat yang akan dikenang tak lagi bisa sekadar berprestasi, melainkan juga harus bisa menyentuh hati penggemar.
Karisma Valentino Rossi Ungguli Marc Marquez

"Tanpa mengurangi rasa hormat atas apa yang dilakukan Ago, saya lebih pilih Vale (sebagai pembalap terbaik dalam sejarah). Pasalnya, ia bagai Maradona di sepak bola, sangat hebat di dalam lapangan. Di luar lapangan, ia juga pemimpin dengan kepribadian dan karisma yang kuat. Hal ini harus diperhitungkan juga," tutur Lorenzo.
Marc Marquez pun kini punya 8 gelar dunia (6 di MotoGP) dan punya peluang menyamai rekor Rossi. Namun, Lorenzo menyatakan, bahwa pembalap Repsol Honda itu tak memiliki karakter yang berkarisma seperti Rossi, karena hal ini sangat jarang terjadi di dunia balap motor.
"Lionel Messi dan Marc Marquez bisa jadi meraih gelar lebih banyak, namun karakter yang berkarisma seperti Maradona dan Vale jarang terlihat. Menurut saya itu adalah nilai plus," pungkas Lorenzo, yang pensiun dalam usia 32 tahun pada akhir 2019 akibat cedera punggung berkepanjangan.
Sumber: Motosan
Baca Juga:
- Raul Fernandez Masih Belum Bisa Percaya Akhirnya Naik Kelas ke MotoGP
- Jack Miller: Casey Stoner Itu Legenda, Jangan Bandingkan Saya Dengannya
- Kecelakaan Motor, Pria Italia Sadar dari Koma usai 'Dibangunkan' Marco Simoncelli
- Danilo Petrucci Tekad Lanjutkan Laga di Reli Dakar 2022, Meski Hasilnya Takkan Dihitung
- Tak Cuma MotoGP, Valentino Rossi Sebut Mooney Juga Jadi Sponsornya di Ajang Balap Mobil
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


