Marc Marquez Beber Alasan Tiru Selebrasi Jorge Lorenzo Usai Menangi MotoGP Italia 2025
Anindhya Danartikanya | 23 Juni 2025 12:08
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, membeberkan alasan dirinya meniru selebrasi khas Jorge Lorenzo usai memenangi balapan utama MotoGP Italia di Mugello pada Minggu (22/6/2025). Menurutnya, selebrasi tersebut merupakan penghormatan kepada Ducati dan Ducatisti di kandang mereka.
Marquez start dari pole dan harus berjibaku dengan sang tandem, Pecco Bagnaia, pada enam lap pertama, bahkan beberapa kali bersenggolan. Alex Marquez juga meramaikan aksi rebutan kemenangan ini. Namun, pada Lap 9, Marquez akhirnya menyalip kedua rider itu dan memimpin balapan hingga finis.
Untuk menang lagi di Mugello, Marquez harus menanti 11 tahun dan 21 hari, karena sirkuit ini tak cocok dengan gayanya. Ia terakhir kali menang di trek ini dalam MotoGP Italia 2014, ketika membela Repsol Honda. Uniknya, Mugello adalah trek di mana Marquez meraih kemenangan perdananya di Grand Prix, yakni di GP125 2010.
Kaget Bisa Menang di Mugello

"Hari yang sangat spesial, saya menang bersama Ducati. Menang di atas motor Italia bersama tim Italia di sirkuit Italia. Rasanya sangat istimewa. Sebab, pada Kamis, saya tidak mengira bakal menang karena sejak 2014, saya tidak pernah menang lagi," ungkap Marquez dalam program 'After The Flag' di MotoGP.com.
"Mugello merupakan salah satu trek paling sulit bagi saya. Namun, tahun ini saya berkendara lebih baik dan tim saya memberikan yang saya butuhkan di sini. Saya pun bangga bisa membela warna merah di Italia," lanjut delapan kali juara dunia ini.
Ini juga merupakan kemenangan ke-93 Marquez selama berkarier di Grand Prix, sesuai dengan nomor balapnya sendiri. Namun, alih-alih merayakannya dengan bendera 93 pada lap penghormatan, ia justru memilih mengusung bendera Ducati sebelum berhenti di Tikungan Correntaio alias Tikungan 12.
Mugello is Ducati's Land
Musim ini, tribun di Tikungan Correntaio disulap menjadi 'Tribuna Ducati', di mana kursi-kursinya hanya boleh ditempati Ducatisti (penggemar Ducati). Marquez pun turun dari Desmosedici GP25-nya, lalu berlari ke arah gravel untuk menancapkan bendera Ducati di sana, mirip dengan selebrasi khas Jorge Lorenzo.
Lorenzo diketahui kerap menancapkan bendera 'Lorenzo's Land' di sirkuit-sirkuit yang ia menangi sebagai penanda teritori. Marquez punya alasan mengapa ia meniru gestur ini. "Saya melakukan selebrasi dengan gaya Lorenzo karena itu adalah tikungan Ducati, dan rasanya ini seperti teritori Ducati," ungkapnya.
"Saya memang sempat selebrasi dengan bendera 93 karena ini kemenangan saya yang ke-93. Namun, saya merasa sebagai bagian dari Ducati dan saya tahu kemenangan ini sangat penting bagi mereka. Bagi saya, ini hanyalah satu kemenangan tambahan, tetapi bagi mereka menang di Mugello sangatlah spesial," pungkas Marquez.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Mengenal Red Bull Rookies Cup, Kejuaraan Junior MotoGP Bergengsi yang Dimenangi Veda Ega Pratama
- Marc Marquez Sebut 2025 Tahun Terbaik bagi Hubungan dengan Fans Italia Meski Masih Diteriaki
- Mengenal Veda Ega Pratama, Pembalap Muda yang Kumandangkan Indonesia Raya di Red Bull Rookies Cup Italia 2025
- Klasemen Sementara MotoGP 2025 Usai Seri Italia di Mugello
- Marc Marquez Menangi Balapan MotoGP Italia 2025 Usai Duel Sengit Kontra Pecco Bagnaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
-
Mumpung Gratis, Dua Klub Raksasa Serie A Ingin Sikat Casemiro dari Manchester United
Liga Italia 28 Februari 2026, 15:31
-
Head to Head Arsenal vs Chelsea: Statistik dan Fakta Jelang Derby London
Liga Inggris 28 Februari 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Barcelona vs Villarreal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 16:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:25
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Tempat Menonton Liverpool vs West Ham: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:01
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 15:59
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
-
Mumpung Gratis, Dua Klub Raksasa Serie A Ingin Sikat Casemiro dari Manchester United
Liga Italia 28 Februari 2026, 15:31
-
Head to Head Arsenal vs Chelsea: Statistik dan Fakta Jelang Derby London
Liga Inggris 28 Februari 2026, 15:01
-
Hasil Kualifikasi Moto2 Thailand 2026: Senna Agius Sabet Pole, Mario Aji Start Kesembilan
Otomotif 28 Februari 2026, 14:31
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21




