Marc Marquez Bersyukur Setim dengan Pecco Bagnaia Ketika Sama-Sama Senior: Kalau Tidak, Bisa Jadi Bom!
Anindhya Danartikanya | 19 Februari 2025 17:15
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, bersyukur setim dengan Pecco Bagnaia ketika sama-sama sudah berstatus pembalap senior di MotoGP 2025. Menurutnya, jika mereka bertandem ketika masih sama-sama muda, maka peluang mereka untuk cekcok bakal jauh lebih besar.
Marquez datang ke tim pabrikan Ducati setelah mengakhiri musim 2024 di peringkat ketiga. Ducati Lenovo Team pun menggaetnya sebagai tandem anyar Bagnaia. Banyak pihak memprediksi mereka akan jadi rivalitas sengit karena Bagnaia dimentori oleh Valentino Rossi, musuh sengit Marquez.
Namun, sejauh ini Marquez dan Bagnaia menunjukkan hal yang benar-benar sebaliknya. Keduanya malah makin akrab, terutama dalam peluncuran tim di Italia pada Januari lalu. Selama tes pramusim, keduanya juga berkolaborasi dengan baik, sering saling mengunjungi sisi garasi masing-masing.
Sebut Pecco Bagnaia 'Gentleman'

Keakraban Marquez dan Bagnaia ini tak hanya bikin kaget penggemar MotoGP, melainkan para pimpinan Ducati sendiri. Namun, Marquez meyakini ini wajar saja terjadi, karena ia dan Bagnaia masing-masing sudah berusia 32 dan 27 tahun, cukup dewasa untuk mengendalikan situasi agar tidak memanas.
"Jika Anda meletakkan dua ayam jago dalam kandang yang sama ketika mereka berusia 22 tahun, maka itu akan jadi gagasan buruk, seperti sebuah bom. Namun, Pecco sudah berusia 27 tahun dan ia merupakan gentleman," ungkap Marquez dalam program 'El Hormiguero' seperti yang dikutip GPOne, Selasa (18/2/2025).
Punya Ketertarikan Sendiri-Sendiri Ketika di Lintasan
Di lain sisi, Marquez juga menyadari bahwa ia dan Bagnaia sudah pasti akan bertarung sengit demi merebut gelar dunia musim ini. "Kami sering kerja bareng pada masa pramusim, tetapi kami tahu bahwa setiap rider akan punya ketertarikan sendiri-sendiri di trek," ujarnya.
"Saya tahu bagaimana caranya memisahkan kedua hal ini. Saat muda dulu, saya tidak tahu cara melakukannya. Ada kekompakan di dalam tim kami. Kami sama-sama punya darah Latin. Dengan Pecco, kami punya sopan santun, tetapi dia adalah petarung di trek, sudah seharusnya seperti itu," pungkas Marquez.
Sumber: El Hormiguero, GPOne
Baca Juga:
Marc Marquez: Honda Memang Beri Gaji Tertinggi, Tapi Mental Health Saya Lebih Penting
Mengenal Gemma Pinto, Pacar Marc Marquez yang Juga Beauty Influencer di Instagram
Lewis Hamilton Tak Sabar Balapan Bareng Ferrari Usai Pamer Mobil Baru di F1 75 LIVE
Dapat Sinyal Positif di Pramusim MotoGP 2025, Honda Ogah Takut Terlena dan Ingin Hati-Hati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












