Marc Marquez Larang Adik Main Medsos demi Juarai Moto2
Anindhya Danartikanya | 4 November 2019 13:20
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku melarang rider Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Alex Marquez, untuk kelewat sering 'bermain' di media sosial selama pekan balap di Sirkuit Sepang, Malaysia. Hal ini dilakukan Marc demi adiknya itu tak memedulikan omongan orang soal kansnya menjuarai Moto2.
Alex memang menghadapi 'match point' keduanya di Sepang dan bisa mengunci gelar dunia musim ini di trek tersebut. Rider berusia 23 tahun itu pun akhirnya tampil dengan kepala dingin, finis di posisi kedua, di belakang Brad Binder dan di depan Thomas Luthi, dua rider yang jadi rival terdekatnya.
Marc pun sangat bangga pada prestasi Alex, dan menyebut momen ini semanis saat ia mengunci gelar dunianya di MotoGP Thailand. "Anda tak bisa membayangkan bagaimana jalannya hari saya. Alex meraih gelar dunia, dan saya merayakannya seolah itu gelar dunia saya sendiri," tuturnya via MotoGP.com.
Medsos Bisa Bikin Gila
Pebalap berusia 26 tahun itu pun mengaku dapat merasakan tekanan dan beban yang dipikul Alex dalam perjuangannya merebut gelar dunia tahun ini. Atas alasan tersebut, ia tak ingin adiknya terpengaruh omongan orang, hingga melarangnya melakukan kegiatan tak penting di media sosial selama di Sepang.
"Media sosial bisa membantu mentalitas, tapi kadang juga bikin gila. Saya bilang padanya, 'Lupakan media sosial,' karena ada tekanan besar untuknya. Saya bilang, 'Kau boleh mengunggah fotomu, tapi setelahnya lupakan media sosial. Kau boleh main Playstation, apa pun yang kau mau, tapi jangan lihat media sosial. Fokus saja pada pekerjaan,' dan itulah yang ia lakukan," ujarnya.
Alex Marquez, Sang Dua Kali Juara Dunia
Marc juga menyatakan gelar ini adalah bukti Alex bukanlah sekadar 'adik Marc Marquez', melainkan pebalap yang juga tak kalah bertalenta, apalagi Alex kini telah mengantongi dua gelar dunia (Moto3 2014 dan Moto2 2019). Ia juga menyebut ini adalah buah kerja keras Alex, yang telah turun di Moto2 sejak 2015.
"Tak mudah jadi adik saya, dan meraih gelar ini tidaklah mudah bagi Alex. Ia tak memulai kariernya di Moto2 dengan baik, ia punya beban besar, tapi tim percaya padanya. Jadi terima kasih juga kepada timnya. Alex bukanlah 'adik seseorang', tapi ia merupakan dua kali juara dunia, di Moto3 dan Moto2," tutupnya.
Ini kedua kalinya Marc dan Alex meraih gelar dunia pada tahun yang sama. Mereka juga merupakan satu-satunya kakak-adik yang mampu menjadi juara dunia di ajang Grand Prix motor dunia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










