Marc Marquez Ngaku Lamban Adaptasi di Ducati: Tapi Ingat Kasus Jorge Lorenzo!
Anindhya Danartikanya | 9 Februari 2024 14:42
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, tak malu-malu mengakui proses adaptasinya Ducati Desmosedici GP23 berjalan lamban menjelang MotoGP 2024. Ia yakin ia butuh waktu lebih, tetapi tetap optimistis, apalagi jika mengingat-ingat apa yang terjadi pada Jorge Lorenzo dan Alex Marquez.
Hari-hari Marquez dalam tes pramusim di Sepang, Malaysia, 6-8 Februari 2024, memang penuh lika-liku. Pada hari pertama, ia tiga kali mengalami kendala teknis, sehingga harus menjalani begitu banyak lap pada hari kedua demi mengejar ketertinggalan. Pada hari ketiga, progresnya pun membaik.
Delapan kali juara dunia ini mengakhiri tes di posisi 6 dengan margin 0,588 detik dari Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), yang mencatat 1'56,682. Marquez pun masih berusaha mencari gaya balap yang alami dalam mengendarai GP23, dan harus melupakan gaya balapnya di Honda selama 11 tahun.
Jorge Lorenzo Butuh 1,5 Tahun Adaptasi di Ducati

Di lain sisi, Marquez merasa dirinya harus tetap telaten dan sabar dalam menjalani proses adaptasi ini. Ia teringat Lorenzo, yang membela Ducati Team pada 2017 usai sembilan musim membela Yamaha. Lorenzo diketahui butuh 1,5 tahun beradaptasi sebelum menang dengan Ducati.
"Saya harap bisa mengendarai Ducati dengan insting, tetapi ini butuh waktu. Saat Jorge Lorenzo naik Ducati, semua orang bilang ia takkan bisa beradaptasi. Namun, kemudian ia mulai menang pada pertengahan musim berikutnya," ungkap Marquez kepada Crash.net pada Kamis (8/2/2024).
"Tahun lalu, adik saya memulai musim tidak terlalu baik, lalu membaik pada tengah musim. Jadi, kita lihat nanti apakah saya bisa mencapai level yang tinggi. Tentu saja level saya sudah baik, tetapi tidak cukup. Agar lebih cepat, Anda harus terus berada di trek," lanjutnya.
Bisa Jadi Masalah saat Pekan Balap

Pembalap berusia 30 tahun asal Spanyol ini juga menyatakan dirinya masih belum tahu cara ideal untuk mencari catatan waktu yang menjanjikan bersama GP23, yang karakternya jauh berbeda dari Honda RC213V. Menurutnya, jika ia tak segera mencari tahu, maka akan jadi masalah ketika balapan dimulai.
"Bersama Honda, usai dua run, saya sudah bisa meraih catatan yang baik. Di sini, dalam tiga hari, saya butuh banyak waktu untuk meraih lap yang baik. Dalam sebuah tes, ini bisa diterima, tetapi tidak saat pekan balap. Saya harus memahami cara melaju lebih cepat demi meraih catatan yang baik," tutupnya.
Marquez dan para pembalap MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim Lusail, Qatar, pada 19-20 Februari 2024. Sebagai catatan, trek ini merupakan kekuasaan Gresini Racing, yang meraih kemenangan bersama Enea Bastianini dan Fabio di Giannantonio dalam dua musim terakhir.
Sumber: Crashnet
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











