Marc Marquez: Persaingan MotoGP 2020 Sangat Seru, Ya!
Anindhya Danartikanya | 24 Agustus 2020 15:25
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, memang sedih tak bisa ikut turun balapan di MotoGP 2020 sejauh ini akibat cedera patah tulang lengan kanan atas. Namun, via MotoGP.com, Minggu (23/8/2020), ia mengaku sangat senang menonton persaingan musim ini yang ia nilai superseru.
Bagaimana tidak? Dalam lima balapan pertama tahun ini, ada empat pemenang berbeda, yang tiga di antaranya merupakan pemenang baru. Tak hanya itu, ada 11 rider berbeda yang mengisi 15 tangga podium musim ini. Selain itu, tujuh besar klasemen sementara hanya dipisahkan 25 poin.
Marquez awalnya yakin bahwa rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, bakal mendominasi musim ini usai meraih dua kemenangan di Jerez. Meski begitu, usai menonton balapan di Brno, Austria, dan Styria, ia mengaku sulit memperkirakan siapa yang bakal lebih unggul.
Perhatikan Naik-Turunnya Fabio Quartararo

"Sangat sulit bikin prediksi, karena awalnya Fabio tampak sangat kuat. Tapi kadang jika Anda dapat tekanan, maka situasi lebih sulit. Tahun lalu, saya sudah mengatakan hal ini. Kala itu saya bilang, jika Anda tak punya tekanan, maka hasil baik mudah diraih. Tapi saat tekanan datang, maka bakal sulit," tutur Marquez.
Mengingat Marquez masih butuh 2-3 bulan lagi untuk pulih dari cedera, maka rider berusia 27 tahun ini kemungkinan besar bakal absen semusim penuh, yang otomatis akan menghadirkan juara baru di MotoGP. Meski begitu, Marquez mengaku masih sulit menerka siapa yang akan menduduki tahtanya nanti.
"Sangat menyenangkan menonton balapan tahun ini, karena Anda takkan pernah tahu siapa yang akan memenangi balapan. Soal perebutan gelar dunia, saat ini belum ada pembalap yang terlihat menonjol untuk jadi kandidat karena sangat ketat," ungkapnya.
Tetap Kerja Bareng Honda dari Rumah
Di lain sisi, meski hanya tinggal di rumah untuk menjalani berbagai proses pemulihan, Marquez mengaku terus menjalankan komunikasi dengan Honda untuk memperbaiki performa motor. Hal ini juga didorong oleh anomali antara performa Takaaki Nakagami, Cal Crutchlow, dan Alex Marquez.
Crutchlow dan Alex yang mengendarai motor RC213V versi 2020 justru sangat kesulitan tampil kompetitif, sementara Nakagami justru lebih konsisten tampil di grup terdepan meski sekadar mengendarai motor RC213V versi 2019.
"Saya tetap berkomunikasi dengan Honda, demi melanjutkan pekerjaan tahun depan. Saat ini Taka sangat cepat, sementara adik saya kesulitan. Tapi saya selalu bicara dengannya dan ia tahu ia harus terus memperbaiki diri. Yang jelas, menyenangkan menonton musim ini, karena sulit diprediksi," pungkas Marquez.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Turuti Saran Dokter, Marc Marquez Tak Mau Buru-Buru Kembali ke MotoGP
Tak Punya Ban Cadangan, Alasan Takaaki Nakagami Gagal Podium di MotoGP Styria
Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Spa-Francorchamps, Belgia 2020
Mengenal Miguel Oliveira, Pemenang MotoGP Terbaru di Styria
Joan Mir Jengkel Pol Espargaro Tak Dihukum Usai Lampaui Batas Trek
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






