'Marc Marquez Petarung Sejati yang Selalu Mau Belajar'
Anindhya Danartikanya | 28 Maret 2019 13:55
Bola.net - - Crew chief Marc Marquez di Repsol Honda, Santi Hernandez mengaku masih kerap terkejut atas gebrakan-gebrakan sang pebalap, meski mereka sudah bekerja sama sejak Marquez masih turun di Moto2 pada 2011 lalu. Hal ini disampaikan Hernandez dalam wawancaranya bersama Box Repsol menjelang MotoGP Argentina akhir pekan nanti.
Salah satu 'aksi' Marquez yang mengejutkan Hernandez adalah performanya di Qatar dua pekan lalu, di mana ia finis kedua usai bertarung sengit memperebutkan kemenangan dengan Andrea Dovizioso. Padahal, Marquez sempat harus 'berdiam diri' di rumah selama empat bulan tanpa latihan akibat cedera baru.
"Marc pernah mengalami masa-masa sulit saat ia mengalami insiden pada 2011, saat ia harus istirahat begitu lama (cedera mata) dan kami tak tahu apakah ia bakal sembuh. Tapi ia justru mengejutkan semua orang dengan memenangi balapan di Qatar setahun setelahnya," ujarnya.
Petarung Sejati

Meski begitu, Hernandez mengaku sama sekali tak pernah meragukan kegigihan ridernya. Pria asal Spanyol ini bahkan mengaku salut karena Marquez tak pernah patah semangat dalam meraih hasil baik, bahkan saat ia harus mengalami kondisi-kondisi sulit.
"Kala itu saya begitu hati-hati ketika orang menanyakan level performa Marc pada balapan pertama. Tapi dalam lubuk hati saya, saya tak ragu ia bakal menang. Setiap hari Marc membuktikan ia seorang petarung sejati dan mampu tampil baik dalam kondisi sulit sekalipun. Saya tahu Marc bakal menjalani balapan yang hebat," ungkapnya.
Justru Banyak Belajar dari Marquez
Hernandez juga menyatakan bahwa Marquez tak mengalami banyak perubahan karakter selama mereka bekerja sama, namun selalu mau mengakui kesalahan dan mau belajar dari kesalahan-kesalahannya ini. Ia bahkan menyatakan bahwa Marquez tak perlu diingatkan apa saja hal yang harus ia perbaiki.
"Marc mengejutkan saya sejak hari pertama kami dipasangkan, berkat komentarnya soal motor dan cara mengekspresikan diri. Saya selalu mengatakan hal yang sama: Marc mengejutkan saya setiap hari. Saya tak perlu memberitahunya soal apa yang harus diperbaiki. Ia rider yang konstan belajar dan mampu mengambil pelajaran dari kesalahan. Kadang saya belajar lebih banyak darinya ketimbang ia belajar dari saya. Ini menyenangkan," tutupnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















