Marc Marquez Soal Rumor Liberty Media Abaikan Gelar Moto3 dan Moto2, Sebut Makna Karier Rider MotoGP Jadi Berubah
Anindhya Danartikanya | 25 September 2025 16:11
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, akhirnya menanggapi rumor soal Liberty Media yang bertekad mengabaikan gelar dunia Moto3 dan Moto2 dari statistik prestasi seorang rider MotoGP. Menurut Marquez, hal ini akan mengubah makna dari perjalanan karier pembalap.
Pekan lalu, fans MotoGP dikagetkan kabar bahwa Liberty, induk perusahaan Dorna Sports, memaksa Marquez merayakan 7 gelar dunia alih-alih 9 di Motegi, Jepang, 26-28 September 2025. Untuk mengunci gelar dunia, Marquez hanya harus meraih 3 poin tambahan atas Alex Marquez.
Namun, Liberty dan Dorna dikabarkan meminta Marquez merayakan gelar dunianya dengan angka 7 atau angka 1 ketimbang 9. Menurut laporan Motorsport.com, mereka berniat mengutamakan kelas premier, yakni MotoGP, dan menggeser Moto2 dan Moto3 menjadi kelas balap sekunder.
Ingin Diingat Sebagai Pembalap yang Tak Pernah Menyerah

Seperti yang diketahui, Grand Prix balap motor sudah digelar sejak 1949, dan setiap kelas yang dipertandingkan memiliki status Grand Prix dan kejuaraan dunia. Sejak itu pula, gelar juara dari semua kelas selalu diperhitungkan dalam statistik prestasi seorang pembalap MotoGP.
Namun, Liberty ingin mengabaikan gelar dunia GP125/Moto3 dan GP250/Moto2 dari penyebutan statistik prestasi para pembalap MotoGP. Dengan begitu, jika Marquez mengunci gelar dunia di Motegi, ia akan dirayakan sebagai '7 kali juara dunia MotoGP' alih-alih '9 kali juara dunia Grand Prix'.
"Ini di luar kendali saya. Maksud saya, tentu saja, bagi saya, hal yang terpenting adalah, seperti yang selalu saya katakan, saat saya pensiun, angka memang sangat berarti. Namun, yang terpenting saya diingat karena selalu memberikan segalanya di trek," ujarnya via Crash.net, Kamis (25/9/2025).
Yang Penting Terus Tambah Gelar Dunia
El Periodico pun mengabarkan bahwa Marquez memutuskan menghindari kontroversi mengenai topik ini. Alih-alih menuruti permintaan Liberty dan Dorna untuk memakai angka 7, ia akan merayakan gelar dunianya dengan angka 1.
"Nilai dari gelar dunia kali ini bagi saya lebih besar daripada gelar yang lain. Namun, pada akhirnya, dalam hitungan angka tetaplah sama. Namun, dengan suasana, dengan semua yang terjadi, perjalanan karier seorang pembalap menjadi berbeda," ungkap Marquez.
Marquez pun menyatakan bahwa ia tak mau ambil pusing dan lebih fokus terus menambah koleksi gelarnya. "Pada akhirnya, angka hanyalah angka. Ini di luar kendali saya. Namun, yang terpenting adalah bagaimana menambah angka-angka itu, dengan cara apa pun," pungkasnya.
Sumber: Motorsportcom, El Periodico, Crashnet
Baca Juga:
- Alex Marquez Tekad Paksa Marc Marquez Tunda Kunci Gelar Dunia MotoGP 2025: Dia Bakal Tetap Juara Kok!
- Alex Marquez: Motor Pabrikan Ducati Bukan untuk Saya, Tapi untuk Perjuangan Gresini yang Bantu Banyak Pembalap
- Disebut 'Masa Depan Ducati', Fermin Aldeguer Target Bela Tim Pabrikan di MotoGP 2027
- Fermin Aldeguer Tak Sakit Hati Alex Marquez Dapat Motor Pabrikan di MotoGP 2026, Sebut Lebih Layak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
-
Harapan Virgil van Dijk untuk Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:24
-
Bukan Tottenham, Enzo Maresca Bakal Jadi Manajer Manchester City Berikutnya?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:14
-
Kesalahan Mahal Dean Huijsen Tidak Mengurangi Kepercayaan Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:10
-
Ruang Ganti MU Satu Suara: Harry Maguire Harus Diberi Kontrak Baru!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Babat Habis Wigan, Mikel Arteta Acungi Jempol Penampilan Arsenal
Liga Inggris 16 Februari 2026, 02:32
-
Arsenal vs Wigan, Panggung Pembuktian Eberechi Eze
Liga Inggris 16 Februari 2026, 02:11
-
Arsenal Menang Besar dan Clean Sheet Lawan Wigan Athletic, Noni Madueke Full Senyum!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 01:51
-
Man of the Match Arsenal vs Wigan: Eberechi Eze
Liga Inggris 16 Februari 2026, 01:28
-
Jadi Manajer Terbaik EPL Edisi Januari 2026, Michael Carrick Pilih Merendah
Liga Inggris 15 Februari 2026, 23:33
-
Cesc Fabregas Murka, Sarankan Alvaro Morata Ganti Karier Usai Dapat Kartu Merah di Como
Liga Italia 15 Februari 2026, 23:24
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
-
Harapan Virgil van Dijk untuk Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:24
-
Bukan Tottenham, Enzo Maresca Bakal Jadi Manajer Manchester City Berikutnya?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:14
-
Kesalahan Mahal Dean Huijsen Tidak Mengurangi Kepercayaan Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:10
-
Ruang Ganti MU Satu Suara: Harry Maguire Harus Diberi Kontrak Baru!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:58
-
Tempat Menonton Napoli vs Roma: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00

