Marquez Tak Takut Dihukum Akibat Senggol Lorenzo
Editor Bolanet | 8 Mei 2013 20:00
- Marc Marquez mengaku tak khawatir bila manuver menyalip yang ia lakukan pada Jorge Lorenzo di MotoGP Spanyol akhir pekan lalu akan membuahkan hukuman dari pengawas balap.
Debutan Repsol Honda itu berusaha menerobos celah di sisi dalam lintasan dan menyalip Lorenzo di tikungan terakhir. Sayangnya, ia sedikit kehilangan kendali dan menyenggol motor Lorenzo. Marquez pun sukses finis di posisi kedua dan Lorenzo harus puas finis di posisi ketiga.
Selama membalap di GP125 dan Moto2, Marquez memang tak asing dengan manuver kontroversial. Beberapa pihak bahkan berpendapat bahwa manuver yang ia lakukan pada Lorenzo terlalu agresif dan pantas mendapat hukuman. Namun, Marquez mengaku tak takut mendapat penalti tersebut.
Saya tak pernah terbesit akan mendapat hukuman, karena hal serupa sudah kerap terjadi di sana. Jika insiden ini terjadi di pertengahan balap maka segalanya akan berbeda. Namun hal ini sudah kerap terjadi di lap terakhir dan cukup mirip, ujarnya.
Akibat manuver tersebut, Lorenzo cukup marah. Ia bahkan menolak berjabat tangan dengan pebalap berusia 20 tahun tersebut usai balap. Namun Marquez mengaku dapat memaklumi reaksinya dan tidak berbalik marah pada Lorenzo.
Saya tak punya masalah dengan Jorge. Saya bisa memahaminya, pasti saya juga akan marah bila kehilangan satu posisi. Jorge merupakan pebalap yang hebat baik di luar maupun dalam lintasan. Saya selalu menghormatinya, tutupnya. (mcn/kny)
Debutan Repsol Honda itu berusaha menerobos celah di sisi dalam lintasan dan menyalip Lorenzo di tikungan terakhir. Sayangnya, ia sedikit kehilangan kendali dan menyenggol motor Lorenzo. Marquez pun sukses finis di posisi kedua dan Lorenzo harus puas finis di posisi ketiga.
Selama membalap di GP125 dan Moto2, Marquez memang tak asing dengan manuver kontroversial. Beberapa pihak bahkan berpendapat bahwa manuver yang ia lakukan pada Lorenzo terlalu agresif dan pantas mendapat hukuman. Namun, Marquez mengaku tak takut mendapat penalti tersebut.
Saya tak pernah terbesit akan mendapat hukuman, karena hal serupa sudah kerap terjadi di sana. Jika insiden ini terjadi di pertengahan balap maka segalanya akan berbeda. Namun hal ini sudah kerap terjadi di lap terakhir dan cukup mirip, ujarnya.
Akibat manuver tersebut, Lorenzo cukup marah. Ia bahkan menolak berjabat tangan dengan pebalap berusia 20 tahun tersebut usai balap. Namun Marquez mengaku dapat memaklumi reaksinya dan tidak berbalik marah pada Lorenzo.
Saya tak punya masalah dengan Jorge. Saya bisa memahaminya, pasti saya juga akan marah bila kehilangan satu posisi. Jorge merupakan pebalap yang hebat baik di luar maupun dalam lintasan. Saya selalu menghormatinya, tutupnya. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19

















