Masih Muda, Jack Miller Pede Bakal Bela Tim Pabrikan di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 3 Februari 2020 15:02
Bola.net - Pebalap Pramac Racing, Jack Miller, yakni dirinya akan mendapatkan tempat di salah satu tim pabrikan MotoGP suatu saat nanti. Kepada Motorcycle News, ia mengaku akan bersikap tenang memikirkan masa depannya, mengingat ia masih berusia 25 tahun.
Miller merupakan salah satu rider di posisi teratas daftar kandidat pebalap Ducati Team 2021, usai meraih lima podium pada 2019. Rider Australia ini pun tak malu-malu menyatakan ambisinya mewujudkan hal tersebut, yang ia yakini sebagai jalan utama merebut gelar dunia.
"Membela tim pabrikan adalah satu-satunya cara untuk meraih gelar dunia. 2019 adalah tahun pertama saya mengendarai motor pabrikan terbaru, dan saya meraih lima podium. Kami bisa meraih lebih banyak jika tak dapat masalah teknis," ujarnya seperti yang dikutip Speedweek.
Yakin Bakal Dapat Tempat di Tim Pabrikan
Pada 18 Januari lalu, Miller pun menginjak usia 25 tahun. Ia memang bukan lagi pebalap termuda di MotoGP, namun juga masih termasuk kelompok 'young guns' yang berpotensi konsisten bertarung di papan atas. Runner up Moto3 2014 ini juga yakin banyak pabrikan yang tertarik padanya.
"Saya diuntungkan usia yang masih muda. Saya baru berusia 25 tahun. Saya muda, masih 'lapar', dan ingin menjadi yang terbaik. Saya merasa sangat percaya diri dan yakin suatu saat nanti bisa menjadi bagian dari tim pabrikan," ungkap JackAss.
Bakal Pertimbangkan Semua Tawaran
Miller juga blak-blakan mengaku takkan terlalu ambil pusing jika batal mendapat tempat di Ducati Team pada 2021. Rider yang langsung lompat dari Moto3 ke MotoGP pada 2015 ini yakin ada tim papan atas lain yang mau menggaetnya.
"Beberapa tempat di tim-tim pabrikan bakal tersedia untuk 2021. Semua pebalap muda pasti akan berebut. Saya sendiri akan mempertimbangkan semua tawaran yang datang dengan tenang," pungkasnya.
Tengah musim lalu, Miller diketahui juga sempat bernegosiasi dengan Red Bull KTM Factory Racing sebagai calon pengganti Johann Zarco untuk MotoGP 2019. Meski begitu, rencana ini batal karena akhirnya Pramac dan Ducati memilih mempertahankannya.
Baca Juga:
- Ducati Kehilangan Vinales-Quartararo, Siapa yang Kini Jadi Incaran?
- 'Valentino Rossi Belum Pilih Tim, Yang Penting Evaluasi Performa'
- Honda Takkan Paksa Marquez Bertahan Jika Dapat Tawaran Lain
- Jorge Lorenzo Kembali ke Yamaha, Michele Pirro Menanti di Trek
- Kantongi Kontrak Baru, Fabio Quartararo Lebih Fokus di MotoGP 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19











