Maverick Vinales Ngaku Harus Kembalikan Gaji Rp324 M ke Yamaha, Tapi Kini Bahagia di KTM
Anindhya Danartikanya | 2 Juli 2025 16:47
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Tech 3, Maverick Vinales, baru-baru ini blak-blakan soal kerugian finansial yang ia alami setelah berpisah dengan cara yang pahit dengan Monster Energy Yamaha di pertengahan MotoGP 2021. Ia mengaku kehilangan uang sebesar €17 juta atau Rp324,4 miliar.
Vinales bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada 2017 usai dua musim membela Suzuki Ecstar. Kala itu, ia cukup konsisten mengasapi tandemnya, Valentino Rossi. Pada awal 2020, ia pun memperpanjang kontraknya dengan durasi dua musim untuk 2021 dan 2022.
Pada pertengahan 2021, Vinales tersandung skandal di MotoGP Styria akibat rasa frustrasi atas buruknya performa YZR-M1. Dalam balapan itu, Vinales diduga sengaja menggeber motornya pada limiter di trek lurus ketimbang beralih ke gigi enam pada lap-lap terakhir. Tindakannya ini dinilai membahayakan dirinya sendiri dan pembalap lain.
Kembalikan Gaji per Musim dan Bayaran dari Sponsor

Yamaha kemudian menjatuhkan skorsing padanya di MotoGP Austria, sebelum mendepaknya ketika masih tersisa tujuh seri. Pada lima seri tersisa, ia berlabuh di Aprilia Racing, sebelum pindah ke KTM Tech 3 awal musim ini. Kepada Diario AS, Rabu (2/7/2025), Vinales pun curhat soal kerugian finansial yang ia alami akibat perpisahan itu.
"Tentu saya pernah menghitungnya, dan saya akan memberi tahu Anda. Saya tak perlu menyembunyikannya. Saya meninggalkan Yamaha pada 2021 dan saat itu saya punya kontrak untuk 2021 dan 2022. Ketika keluar dari Yamaha, saya menyerahkan, jika ditotal, sekitar 17 juta euro dalam dua tahun itu," tuturnya.
"Delapan-delapan juta, ditambah dengan sponsor seperti Monster dan lainnya yang saya miliki. Saya melepaskan banyak hal. Saat meninggalkan Aprilia? Tidak. Saya berharap begitu. Maksud saya, saya benar-benar menyerahkan jumlah yang sangat besar," ujar Vinales sembari tertawa.
Berharap Punya Sikap Berbeda Jika Bisa Putar Waktu
Pada pertengahan Mei lalu, Vinales empat mengaku kepada Motorsport.com bahwa ia berharap Yamaha mempertahankannya setidaknya sampai akhir musim 2021. Menurutnya, kala itu ia memang harus diberi pelajaran berharga. Dalam wawancaranya dengan Diario AS kali ini, Vinales pun menyiratkan hal senada.
"Sekarang, jika saya melihat ke belakang, saya berharap bisa melakukan semuanya dengan cara yang berbeda. Saya merasa, dengan pengalaman yang saya miliki sekarang dan kedewasaan saya, mungkin saya bisa menyelesaikan segalanya bersama Yamaha. Namun, sangat sulit untuk mengetahuinya," ungkap Vinales.
Meski begitu, kini Vinales justru merasa bahagia di KTM, meski belum meraih kemenangan lagi sejak MotoGP Austin 2024 bersama Aprilia. "Yang jelas, takdir membawa saya ke sini, ke KTM, dan saya telah mengalami perkembangan yang saya sukai. Saya merasa bangga pada diri saya sendiri," pungkasnya.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Kalau Bukan Gaji Selangit, Apa yang Bikin Jorge Martin Ngotot Pindah ke Honda di MotoGP 2026?
- Aprilia Ngaku Puyeng Cari Rider Pengganti yang Tangguh Jika Benar-Benar Ditinggalkan Jorge Martin
- Media Italia Sebut Max Verstappen Makin Mantap Ingin Bebas dari Red Bull di Formula 1 2026
- Sirkuit Sepang 'Kunjungi' 4 Kota Besar di Indonesia dalam Roadshow Regional MotoGP Malaysia 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









