Memimpin Sejak Awal, Hamilton: Kemenangan di Prancis Tak Mudah
Anindhya Danartikanya | 24 Juni 2019 09:05
Bola.net - Pebalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton mengaku kemenangannya di Formula 1 Prancis yang digelar di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Minggu (23/6) sama sekali tidak mudah diraih. Kepada Crash.net, ia mengaku sempat cemas saat bannya melepuh di pertengahan balap.
Hamilton yang start dari pole, langsung memimpin balapan dan sama sekali tak mendapat ancaman berarti dari para rivalnya selama 53 lap penuh. Ia bahkan finis 18 detik lebih unggul dari tandemnya sendiri, Valtteri Bottas.
"Sama sekali tak mudah. Selalu ada yang terjadi, selalu pada limit. Mobil F1 tergantung pada temperatur, dan reliabilitas adalah segalanya. Ban saya mengalami dua lepuhan besar, jadi saya agak cemas. Padahal saya harus coba mencari performa di setiap lap dan coba memperlebar margin," ungkapnya.
Harus Hemat Ban
Hamilton mengakui bahwa ia menjalani start yang baik, namun merasa bahwa keunggulan dua detik dari Bottas pada lap-lap awal sama sekali tak cukup untuk mengejar kemenangan.
"Meski begitu, saya harus ngotot, demi menghemat ban karena performa ban kali ini agak terbatas. Kami rasa ban medium bisa tahan lama, tapi ban keras tidak sebagus medium, dan ini aneh bagi kami," ujarnya.
Pebalap Inggris ini juga mengaku harus berkendara pada limit performa demi menuju garis finis. "Kemudian ada lepuhan pada akhir balapan, dan mobil saya sempat selip, dan saya agak cemas. Saya tak mau kelewat ngotot dan membuat ban saya meledak," tuturnya.
Mercedes Cetak Rekor
Start dari posisi 1-2, Hamilton dan Bottas sukses membantu Mercedes meraih rekor front-row lockout yang ke-63, dan finis di posisi 1-2 juga membuat mereka membantu Mercedes meraih finis 1-2 yang ke-50 di F1.
"Tim saya sangat tenang, jadi kadang Anda bisa paham apa yang mereka harapkan. Mereka senang, tapi kami selalu ingin menjadi lebih baik. Kami punya mentalitas untuk bertarung, lapar akan kemenangan," pungkas Hamilton.
Berkat kemenangan ini, Hamilton makin kokoh di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 187 poin, unggul 36 poin atas Bottas di peringkat kedua. Keduanya akan kembali turun lintasan di Red Bull Ring, Austria, pada 28-30 Juni nanti.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













