Menangi MotoGP Austria, Dovizioso Akui Perasaannya Campur Aduk
Anindhya Danartikanya | 13 Agustus 2019 09:18
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso punya perasaan campur aduk usai meraih memenangi MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg pada Minggu (11/8/2019). Di satu sisi, ia yakin kemenangan ini takkan terlalu membantunya merebut gelar, namun ini juga bukti bahwa Ducati masih punya potensi.
Dengan ketertinggalan 58 poin dari Marc Marquez, Dovizioso mengaku belum mau menyerah dalam merebut gelar dunia musim ini, apalagi masih ada delapan seri tersisa. Meski begitu, ia juga tak memungkiri bahwa ini adalah target yang sangat sulit dicapai. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net.
"Balapan kali ini, pada satu sisi tak mengubah masa depan karena Marc menunjukkan potensi di banyak balapan dan sangat kompetitif, jauh lebih kompetitif ketimbang tahun lalu. Jadi ia akan tampil kuat di setiap trek. Saya rasa juga sudah sangat sulit meraih gelar," ungkap juara dunia GP125 2004 ini.
Ingin Persaingan Tetap Terbuka
Di lain sisi, Dovizioso juga menyatakan bahwa kemenangan Ducati di Austria ini adalah bukti bahwa mereka masih punya potensi besar untuk konsisten bertarung di papan atas. Ia pun berharap Ducati segera menemukan solusi nyata untuk masalah-masalah teknis yang ada, termasuk buruknya performa mereka di tikungan.
"Kami sudah bekerja keras untuk mengembangkan motor dan menghadapi balapan kali ini. Kami bekerja sangat keras untuk berusaha konsisten. Anda takkan pernah tahu apa yang akan Anda temukan dan beberapa perangkat akan datang di masa depan," ungkapnya.
"Saya ingin tetap membuat persaingan ini tetap terbuka, karena pebalap memang harus seperti ini. Meski begitu, bertarung dengan Marc dalam momen seperti ini, jika dipikir secara realistis, memang sangat sulit. Tapi situasi ini takkan mengubah metode kerja kami," lanjut The Professor.
Beri Energi pada Ducati
Dovizioso juga berharap kemenangan ini bisa mendorong semangat dan motivasi Ducati lebih jauh untuk memperbaiki corner speed dan performa mereka di tikungan, yakni performa yang masih sangat tertinggal dibanding para rival.
"Kami tak cukup kuat untuk mengalahkan Marc, tapi kemenangan ini memberi kami banyak energi. Kemenangan selalu penting, apalagi menang dengan cara ini ketika kami sangat kesulitan di balapan lain. Kami tak punya kecepatan yang baik, namun kami bekerja sangat keras, jadi ini sangat positif bagi saya dan Ducati," tutupnya.
Menjelang MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone pada 23-25 Agustus mendatang, Dovizioso duduk di peringkat kedua pada klasemen pebalap dengan koleksi 172 poin. Ia telah meraih enam podium, yang dua di antaranya merupakan kemenangan.
Sumber: Crash.net
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












