Merasa Sudah Layak ke MotoGP, Nicolo Bulega Ngaku Bakal Kecewa Jika Gagal Pindah pada 2027

Anindhya Danartikanya | 23 Mei 2026 17:10
Merasa Sudah Layak ke MotoGP, Nicolo Bulega Ngaku Bakal Kecewa Jika Gagal Pindah pada 2027
Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Aruba.it Racing Ducati WorldSBK, Nicolo Bulega, mengaku bakal merasa kecewa jika gagal mendapatkan kesempatan pindah ke MotoGP pada 2027. Menurutnya, ia sudah bisa dinilai layak dapat peluang itu.

Selain berlaga di WorldSBK, Bulega juga menjadi test rider Ducati di MotoGP sejak pertengahan 2025. Pengalamannya dengan ban Pirelli dinilai bakal sangat berharga demi menyongsong perubahan regulasi teknis MotoGP 2027.

Advertisement

Dalam kontraknya, Bulega juga dijanjikan opsi pindah ke MotoGP sebagai pembalap reguler pada 2027. Namun, CEO Ducati, Claudio Domenicali, belakangan justru mengaku ingin Bulega bertahankan dengan perannya saat ini.

1 dari 2 halaman

Merasa Layak Dapat Kans ke MotoGP

Merasa Layak Dapat Kans ke MotoGP

Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega (c) Ducati Corse

"Kami bekerja sama luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, dan kami masih melakukannya hingga hari ini. Nicolo punya peran dalam pengembangan GP 2027. Kami berharap bisa menemukan solusi yang baik bersama," ujar Domenicali via GPOne pada akhir April.

Lewat Crash.net, Jumat (22/5/2026), Bulega yang sedang memimpin klasemen WorldSBK, mengaku bakal kecewa jika Ducati memang memintanya bertahan di WorldSBK.

"Saya rasa kini saya sudah pantas dapat kesempatan di MotoGP. Jika saya tidak mendapatkannya, entahlah. Yang pasti, saya tidak akan senang," ujar Bulega, yang menyapu bersih kemenangan di lima seri pertama WorldSBK 2026.

2 dari 2 halaman

Juga Diskusi dengan Tim lain

Uniknya, Bulega dirumorkan tak hanya melakukan negosiasi dengan Ducati. Kabarnya, ia juga berdiskusi dengan tim satelit Aprilia, Trackhouse Racing, yang bakal ditinggalkan Ai Ogura ke tim pabrikan Yamaha.

"Jika kami tidak menerima tawaran tepat waktu, kami mungkin akan menghubungi tim lain," tutur manajer pribadi Bulega, Alberto Martinelli kepada Moto.it pada awal April.

"Kami tak tahu apa prioritas Ducati, atau kesepakatan macam apa yang mereka punya dengan tim-tim satelitnya. Jadi, kami hanya bisa menunggu, tapi kami takkan menunggu selamanya," pungkas Martinelli.

Sumber: Crashnet

LATEST UPDATE