Mick Doohan: Honda Bukan Lagi 'Kantor' yang Tepat untuk Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 5 Juli 2023 09:54
Bola.net - Lima kali juara dunia GP500 sekaligus MotoGP Legend, Mick Doohan, yakin Repsol Honda bukan lagi tempat kerja yang tepat untuk Marc Marquez. Menurutnya, Marquez masih bisa menambah koleksi gelar, tetapi butuh dukungan masif dari pabrikan mana pun yang bakal ia bela nanti.
Saat ini, seluruh rider Honda memang sedang kesulitan akibat motor RC213V yang performanya jeblok. Bahkan delapan kali juara dunia seperti Marquez ikut kewalahan. Honda sempat menang lewat Alex Rins di Seri Austin musim ini, tapi hasil itu tak menepis fakta RCV kian sulit dijinakkan.
Situasi kelam di Honda ini pun menyulut rumor bahwa Marquez ingin mengakhiri kontraknya setahun lebih awal demi pindah ke tim lain pada 2024 nanti. Lewat MotoGP.com, Jumat (16/6/2023), Doohan pun mengaku memaklumi gagasan tersebut karena Honda tak lagi kondusif bagi Marquez.
Tertarik Lihat Marc Marquez di KTM

"Marc adalah pembalap dan ia pasti ingin menang. Ia punya hubungan baik dengan Honda, tapi hubungan mereka adalah hubungan kerja, dan bisnisnya adalah balap motor. Jadi, ia butuh 'kantor' yang tepat untuk bekerja dengan baik. Namun, kini Honda bukan 'kantor' yang tepat untuknya," ujar Doohan.
Doohan yang sepanjang kariernya juga dikenal setia kepada Honda, justru yakin bahwa mungkin Marquez harus pindah tim jika ingin meraih gelar dunia lagi. Pasalnya, proses bangkit Honda mungkin akan memakan waktu lama. Ia pun mengaku tertarik melihat Marquez membela KTM.
"Jika Marc pindah ke KTM, mungkin kita bisa melihat apa yang bisa ia lakukan. Saya takkan menyebut Ducati, karena mereka sudah punya banyak pembalap. Saya rasa Marc bisa meraih satu gelar lagi, tetapi waktu terus berjalan. Jadi, kita harus melihat apa yang Marc ingin lakukan," ungkapnya.
Bakal Ogah Tetap di Honda Kalau Cuma Isi Kekosongan

Di lain sisi, Doohan juga memaklumi jika Marquez memilih bertahan di Honda. Namun, ia yakin Honda juga harus berkomitmen mendukungnya. "Jika ia memilih bertahan di Honda dan membantu mereka keluar dari situasi ini, maka itu juga bagus-bagus saja selama ia merasa Honda berkomitmen," tuturnya.
"Namun, jika hanya untuk mengisi kekosongan, saya rasa Marc takkan mau bertahan di sana. Kita sudah lihat berkali-kali bahwa Marc tidak balapan untuk sekadar bikin ramai. Ia balapan untuk mengerahkan 100% atau tidak sama sekali," pungkas pria asal Australia ini.
Dalam delapan seri pertama musim ini, Marquez mengoleksi 14 kecelakaan. Padahal, ia hanya turun dalam lima seri, karena absen tiga seri akibat cedera tangan. Saat ini ia berada di peringkat 19 pada klasemen pembalap dengan 15 poin, dan belum pernah sekalipun finis di main race.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Nasihat Dani Pedrosa untuk Marc Marquez: Jangan Mikir Gelar, Fokus Benahi Motor
- MotoGP 2023 Jalan 8 Seri, Marc Marquez Pimpin 'Klasemen Sementara' Kecelakaan
- Tony Arbolino Merasa Layak ke MotoGP 2024, Akankah Bela Gresini?
- MotoGP Inggris 2023 Bakal Pakai Paddock Formula 1 di Sirkuit Silverstone
- Gokil di Dalam dan Luar Trek: 5 Alasan Pedro Acosta Jadi Calon Bintang MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


