Morbidelli Selalu Punya Masalah yang Sama dengan Rossi
Anindhya Danartikanya | 2 Juli 2019 10:10
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mengaku senang sekaligus bingung bisa sukses finis di posisi 5 dalam MotoGP Belanda di Sirkuit Assen pada Minggu (30/6). Padahal, ia memulai pekan balap tersebut dengan berbagai kesulitan dan kerap terlempar dari 15 besar.
Start dari posisi 9, Morbidelli mampu naik ke posisi 7 usai Alex Rins jatuh pada Lap 3. Ia sempat tersalip Cal Crutchlow pada Lap 13, namun mampu membalas usai rider LCR Honda itu melebar pada Lap 21. Morbidelli juga berhasil menyalip Joan Mir untuk merebut posisi 6 saat balapan menyisakan tiga lap.
Performa apik Morbidelli pun terjadi pada dua lap terakhir. Ia mampu melaju sangat cepat dan mengejar duet Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Juara dunia Moto2 2017 ini pun sukses menyalip Petrucci tepat di chicane terakhir pada lap pamungkas dan finis di posisi 5.
Meski puas atas hasil ini, Morbidelli tetap harus memecahkan teka-teki yang sama dengan mentornya yang juga rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. Ketika Maverick Vinales dan Fabio Quartararo kompak berkuasa di posisi 3 besar selama pekan balap, Morbidelli dan Rossi justru kesulitan untuk masuk 10 besar.
Tak Iri Lihat Quartararo
Kepada Crash.net, Morbidelli mengaku belum bisa menemukan penyebab utama mengapa performanya dan Rossi bisa berkebalikan dengan Vinales, yang mengendarai YZR-M1 dengan spek yang sama persis dengan miliknya.
"Saya dan Vale punya gaya balap yang mirip, jadi mungkin itu sebabnya kami selalu punya performa yang sama. Saat ia merasakan beberapa masalah, saya merasakannya juga. Tapi saya harap kami mampu melaju cepat di balapan-balapan berikutnya," ungkapnya.
Di sisi lain, Morbidelli juga menolak iri melihat gemilangnya performa sang tandem, Quartararo di 8 seri pertama musim ini. "Kami fokus pada diri sendiri dan coba melakukan yang terbaik. Fabio membuat semua terlihat sangat mudah dan alami, tapi garasi saya agak kesulitan atas beberapa alasan. Kami coba memperbaiki paket motor, berkendara maksimal dan akhirnya mampu mengakhiri balapan dengan baik," tuturnya.
Kebalikan dari Seri-Seri Sebelumnya
Meski menyebut balapan di Assen kali ini bukanlah yang terbaik, Morbidelli tetap senang bisa bertarung dengan rider lain, apalagi dirinya merasa bisa melaju cepat di akhir balapan. Hasil ini jelas berhasil membayar kekecewaannya usai memulai pekan balap kali ini dengan cara yang kurang baik.
"Jadi ini sungguh kebalikan dari balapan-balapan sebelumnya, di mana kami cepat di sesi latihan namun tertinggal dalam balapan. Entah apa yang harus saya harapkan di Sachsenring, karena tahun lalu saya absen. Meski begitu saya tak sabar pergi ke sana dan memulai pekerjaan dari apa yang kami akhiri di sini," tutupnya.
Berkat hasil ini, Morbidelli tengah duduk di peringkat 12 pada klasemen pebalap dengan koleksi 45 poin, tertinggal 22 poin dari Quartararo yang ada di peringkat 6. MotoGP Jerman pun akan digelar akhir pekan nanti di Sirkuit Sachsenring.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Spanyol vs Arab Saudi: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:51
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Menang Telak 4-0
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:39
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











