MotoGP Ingin Gelar 22 Seri, Opini Para Pebalap Campur Aduk
Anindhya Danartikanya | 17 September 2019 09:30
Bola.net - Perasaan para pebalap MotoGP campur aduk saat mendengar CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengaku pihaknya berencana menggelar 22 seri per musim terhitung sejak 2022 mendatang. Hal ini disampaikan Ezpeleta dalam wawancaranya dengan media-media Spanyol di Misano, San Marino, akhir pekan lalu.
Dengan bergabungnya Sirkuit KymiRing, Finlandia musim depan, MotoGP akan punya 20 seri balap. Di lain sisi, banyak negara lain yang berlomba-lomba untuk mendapatkan dua slot tersisa, di antaranya adalah Portugal, Indonesia, Brasil, Meksiko, dan Belgia.
Para pebalap pun punya opini berbeda-beda soal rencana Dorna Sports ini. Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, dan pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, menyatakan rasa cemas, sementara debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo merasa senang-senang saja.
Ingin Jumlah Uji Coba Dikurangi

Vinales pun mengaku oke-oke saja jika jumlah balapan MotoGP bertambah, namun menuntut Dorna Sports untuk menemukan formula yang pas mengenai gelaran uji coba, baik pramusim, tengah musim, pascabalap, maupun pascamusim. Balapan boleh saja bertambah, namun uji coba harus dikurangi.
"Setidaknya, uji coba harus lebih sedikit. Oke-oke saja jika kami lebih banyak balapan, tapi kami juga harus sedikit istirahat. Balapan, balapan, balapan, dan balapan, kemudian tubuh kami tak istirahat. Jadi ini sulit. Saya sangat suka balapan, jadi lebih banyak balapan tak apa-apa, tapi bakal bagus jika uji cobanya dikurangi," ujar Top Gun via Crash.net.
Vinales juga mencemaskan balapan-balapan yang digelar terlalu berdekatan. "Semua orang harus menghadapinya, seperti jika kami harus melakukan perubahan cepat dalam balapan. Tapi enam hari uji coba berarti begitu banyak lap yang harus dilakukan. Jika Anda melakukan 60 lap per hari, artinya Anda bekerja sangat keras," ungkapnya.
Minta Pertimbangkan Keluarga Pekerja

Espargaro pun mengaku lebih mencemaskan kondisi fisik dan psikis orang-orang yang ada di sekitarnya. Ia mau-mau saja balapan lebih sering, namun yakin bahwa orang-orang yang bekerja di dalam paddock MotoGP juga punya komitmen keluarga yang juga harus dipertimbangkan oleh Dorna Sports.
"Bukan hanya untuk kami, tapi juga semua keluarga orang-orang yang bekerja di sini: lebih banyak balapan berarti menghabiskan lebih banyak hari di luar rumah. Tak ada yang menginginkan itu, tapi kami bekerja dan balapan lebih banyak berarti lebih banyak orang menonton kami, dan ini bagus," ujar Polyccio.
"Jika saya harus menjawab ini, tentu saya ingin lebih sering di rumah. Tapi jika harus menjawab bos saya, saya jelas akan bilang kami butuh lebih banyak uji coba! KTM tak ada di posisi di mana kami bisa berkata ingin uji coba lebih sedikit, karena kami memang butuh," tutur Espargaro.
Nikmati MotoGP Bagai Anak Kecil
Quartararo, yang masih berusia 20 tahun, mengaku tak punya terlalu banyak komitmen keluarga ketimbang para rider yang lebih senior dengannya. Atas alasan ini, ia menyambut hangat rencana Dorna Sports untuk menambah seri balap dan mempertahankan jumlah sesi uji coba.
"Jujur saja, bagi saya tak masalah. Saya senang mengendarai motor-motor ini, dan itulah yang saya cintai lebih dari apa pun dalam hidup saya. Mengendarai motor, begitu pula dalam sesi uji coba, FP1, kualifikasi, dan pemanasan. Saya menikmatinya seperti anak kecil, jadi menurut saya mereka bisa menggelar 22 balapan dengan jumlah uji coba yang sama," tutup El Diablo.
Sejak 2018, MotoGP telah menggelar 19 balapan, menyusul bergabungnya Sirkuit Buriram, Thailand. Para rider pun akan kembali turun lintasan dalam seri ke-14 yang akan digelar di Motorland Aragon, Spanyol, akhir pekan ini.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
- Jorge Lorenzo Belum Bisa Pastikan Masa Pemulihan Cedera Punggung
- Kebakaran Hutan di Indonesia, Bagaimana Nasib Formula 1 Singapura?
- Jorge Lorenzo Ingin Finis 30 Detik di Belakang Pemenang Aragon
- Rossi-Morbidelli Bingung Quartararo Bisa Lebih Cepat di Misano
- Gagal Menang, Maverick Vinales Lihat Kemajuan di Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











