Naik ke MotoGP, Iker Lecuona Sempat Mengira Dikerjai
Anindhya Danartikanya | 23 Desember 2019 11:00
Bola.net - Iker Lecuona ternyata punya kisah unik dalam perjalanannya ke MotoGP 2020. Rider asal Spanyol ini mengaku sempat mengira dikerjai oleh manajer pribadinya ketika diberitahu bahwa Red Bull KTM Tech 3 tertarik menggaetnya. Hal ini ia sampaikan via Tutto Motori.
Lecuona mendadak naik ke MotoGP usai KTM memutuskan meletakkan Brad Binder di tim pabrikan usai Johann Zarco hengkang. Keputusan ini membuat Tech 3 harus mencari pebalap lain, dan sang manajer tim, Herve Poncharal, mendesak KTM untuk memberinya izin menggaet Lecuona.
"Sungguh gila. Pada lima menit pertama, saya pikir manajer saya hanya bercanda. Ia bilang, 'Akan ada rapat 5-10 menit lagi, kau harus putuskan ya atau tidak.' Saya bingung dan bertanya, 'Ada apa?' dan ia bilang, 'Apa kau mau naik ke MotoGP?' Saya pun berkata, 'Ah, ayolah, jangan bercanda!'" kisahnya.
Tentukan Keputusan dalam Waktu Singkat
Pebalap berusia 19 tahun ini pun mengaku sempat sulit menentukan keputusan, mengingat tadinya ia juga telah teken kontrak dengan Red Bull KTM Ajo untuk turun di Moto2 2020. Meski begitu, setelah diyakinkan oleh Poncharal, Lecuona akhirnya mau naik ke MotoGP.
"Sangat sulit menentukan ya atau tidak dalam waktu singkat. Tapi akhirnya itu tawaran sungguhan! 10 Menit kemudian, saya bicara dengan Herve, dan ia bilang ini semua nyata. Jelas ini peluang yang sangat baik untuk saya. Saya pun sangat senang dan berkata 'ya'," ujarnya.
Kendala Adaptasi di Sirkuit Besar
Lecuona pun dipastikan akan turun di MotoGP 2020 sebagai pebalap termuda di grid. Ia mengaku agak cemas karena ia baru turun di ajang road race pada 2017, mengingat tadinya ia merupakan rider supermoto. Meski begitu, ia siap menjalani tantangan besar ini.
"Saya memang paling muda. Satu-satunya masalah ialah saya tak pernah turun di Moto3 atau pra-Moto3. Jadi, saat turun di ajang Grand Prix, semuanya sangat sulit, terutama dapat rasa nyaman berkendara di sirkuit besar. Kini saya belajar lebih serius, meski butuh waktu untuk bertarung di depan," pungkasnya.
Lecuona, yang merupakan juara Kejuaraan Nasional Supermoto Spanyol, baru turun secara penuh di Grand Prix dalam kelas Moto2 pada 2018, dan sempat menjadi rider pengganti pada 2016 dan 2017. Sejauh ini ia mengoleksi dua podium, yakni finis kedua di Valencia 2018 dan finis ketiga di Thailand 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












