Nakagami Ingin Honda Pabrikan, Tunda Perpanjangan Kontrak
Anindhya Danartikanya | 2 Agustus 2019 11:55
Bola.net - Pebalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, menunda perpanjangan kontrak dengan Honda Racing Corporation (HRC) akibat diskusi alot soal paket motor yang ia inginkan untuk MotoGP 2020. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net di Brno, Ceko, Kamis (1/8).
Musim ini adalah musim kedua Nakagami di MotoGP, dan meski mengendarai RC213V versi 2018, ia tampil cukup baik dan konsisten. Rider Jepang ini terus bertarung di posisi 10 besar, dan hanya sekali melakukan kesalahan, yakni saat terjatuh dan gagal finis di Prancis.
Selebihnya, Nakagami selalu kompetitif, dan hasil terbaiknya adalah finis kelima di Mugello, Italia. Penurunannya hanya terjadi di Belanda, saat ia gagal finis akibat tertabrak Valentino Rossi, dan di Jerman saat ia hanya finis ke-14 akibat cedera kaki yang ia 'bawa' dari Jerman.
Akan Berjuang Sampai Akhir
Hasil-hasil ini membuat Nakagami menginginkan dukungan teknis yang lebih baik. HRC ingin ia mengendarai RC213V versi 2019, namun rider 27 tahun itu menginginkan paket 2020 seperti milik Cal Crutchlow, yang dipastikan dapat spek yang sama dengan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.
"Saya tak bisa menyepakati kondisi yang ditawarkan. Saya paham ini sulit untuk pemasaran di Jepang. Tapi jika ingin berkembang dan meraih hasil baik, maka kami butuh motor bagus. Saya akan memperjuangkannya sampai akhir, karena kebanyakan rider dan tim punya motor pabrikan," ujarnya.
Tuntutan Nakagami ini sejatinya cukup wajar, mengingat tim satelit lain seperti Pramac Racing (Ducati), Petronas Yamaha SRT dan Red Bull KTM Tech 3 menyediakan motor yang sangat mirip dengan motor pabrikan. Hal ini membuat persaingan di antara rider tim independen semakin ketat.
Spek Motor Jadi Isu Sensitif di MotoGP
"Saya tak bilang motor berusia setahun itu buruk, tapi kebanyakan motor sudah berkembang dan mengalami kemajuan besar. Anda bisa lihat 15-16 pebalap kini terbiasa hanya dipisahkan margin satu detik. Ini berarti 0,1-0,2 detik adalah margin yang besar," tuturnya.
Motor dengan spek yang setara dengan Crutchlow pun diyakini Nakagami bisa membantu performanya. "Jika mampu menutupi margin itu, kami bisa naik lima atau enam posisi. Jadi ini sangat sensitif. Saya dapat memahami opini HRC, tapi saya juga ingin opini saya dipahami," tutupnya.
Menghadapi MotoGP Ceko di Sirkuit Brno akhir pekan ini, Nakagami berada di peringkat 12 pada klasemen pebalap dengan koleksi 50 poin, hanya tertinggal dua poin dari Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) di peringkat 11.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













