Nicolo Bulega Tagih Janji Ducati Soal Kontrak MotoGP 2027, Terancam Batal Pindah

Anindhya Danartikanya | 13 April 2026 15:42
Nicolo Bulega Tagih Janji Ducati Soal Kontrak MotoGP 2027, Terancam Batal Pindah
Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega (c) Ducati Corse

Bola.net - Manajer pribadi Nicolo Bulega, Alberto Martinelli, mendesak Ducati Corse untuk segera memberikan konfirmasi mengenai peluang kliennya tersebut untuk pindah dari WorldSBK ke MotoGP pada 2027 mendatang.

Bulega sudah membela skuad utama Ducati sejak 2022 di WorldSSP, sebelum jadi juara dunia pada 2023. Ia naik ke WorldSBK pada 2024 dan jadi runner up dalam dua musim beruntun, di belakang Toprak Razgatlioglu.

Advertisement

Sejak tengah 2025, Bulega juga mendapatkan peran baru di Ducati, yakni menjadi test rider mereka di MotoGP. Ducati juga menjanjikannya untuk pindah ke MotoGP pada 2027. Namun, belakangan, situasinya mendingin.

1 dari 2 halaman

6 Kursi Ducati MotoGP 2027 Dikabarkan Penuh

6 Kursi Ducati MotoGP 2027 Dikabarkan Penuh

Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega (c) Ducati Corse

Enam kursi Ducati di MotoGP 2027 dikabarkan sudah penuh oleh diisi Marc Marquez, Pedro Acosta, Fabio di Giannantonio, Fermin Aldeguer, dan kabarnya Enea Bastianini dan Daniel Holgado.

Kepada Moto.it, Rabu (8/4/2026), Martinelli mengaku belum mau menyerah membantu Bulega pindah ke MotoGP. Ia juga menyatakan, andai batal pindah, Bulega ingin tetap membela Ducati di WorldSBK.

"Kami harus menunggu nama-nama besar (MotoGP untuk secara resmi mengkomunikasikan niat mereka. Setelah para bos tim mengonfirmasi, maka tim-tim akan fokus pada rekan satu tim para rider tersebut," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Tak Tutup Peluang Pindah Pabrikan

Di lain sisi, Martinelli tak memungkiri bahwa ia dan Bulega akan memperhitungkan tawaran dari tim lain, baik dari MotoGP maupun WorldSBK, andai Ducati tetap bungkam soal masa depan rider asal Italia itu.

"Sulit (pindah tim), tapi bukan mustahil. Ducati tahu prioritas kami bertahan dengan mereka di MotoGP juga. Namun, butuh dua pihak untuk mewujudkan kerja sama. Jika kami tidak menerima tawaran tepat waktu, kami mungkin akan menghubungi tim lain," tuturnya.

"Kami tak tahu apa prioritas pabrikan asal Borgo Panigale itu, atau kesepakatan macam apa yang mereka punya dengan tim-tim satelitnya. Jadi, kami hanya bisa menunggu, tapi kami takkan menunggu selamanya," pungkas Martinelli.

Sumber: Motoit

LATEST UPDATE