Para Kandidat Pengganti Jorge Lorenzo di Yamaha
Editor Bolanet | 19 April 2016 15:15
Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis mengaku sudah menyiapkan berbagai rencana cadangan sejak awal musim demi mengantisipasi kepergian Lorenzo, dan beberapa nama pun mencuat.
Valentino Rossi yang kontraknya sudah resmi diperpanjang selama dua tahun, juga mengaku tak keberatan bertandem dengan siapa saja. Nah, kira-kira siapa yang yang akan jadi rekan setim Rossi? Berikut kandidat-kandidatnya. [initial] (bola/kny)
Andrea Iannone

Kedatangan Lorenzo ke Ducati juga mengancam kedudukan Iannone, dan pebalap Italia ini dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan beberapa tim.
Meski begitu, kemungkinan Iannone hijrah ke Yamaha tak terlalu besar, mengingat ia dinyatakan sebagai proyek jangka panjang Ducati dalam usianya yang masih 26 tahun.
Dani Pedrosa

Membela Yamaha yang dikenal dengan motor terkuat di MotoGP, memang menggiurkan. Meski begitu, Pedrosa berpeluang lebih besar bertahan di Repsol Honda, mengingat HRC belum memiliki pebalap muda pengganti yang selevel dengan Pedrosa dan mampu untuk dijadikan tandem Marc Marquez.
Pol Espargaro

Sayangnya, performa Espargaro selama tiga tahun membela Tech 3 tidaklah terlalu bersinar, bahkan kalah dari tandemnya sendiri, Bradley Smith tahun lalu. Nama Espargaro pun mulai tergeser oleh dua pebalap Spanyol yang lebih muda, namun belum menutup kemungkinan dirinya akan masuk ke Movistar Yamaha tahun depan.
Alex Rins

Rins menjalani debut Grand Prix di Moto3 2012 dan langsung menduduki peringkat kelima. Pada musim 2013 dan 2014, ia menduduki peringkat kedua dan ketiga, sebelum naik ke Moto2 2015 dan kembali menduduki peringkat runner up. Saat ini, pebalap berusia 20 tahun itu juga tengah menduduki peringkat kedua di klasemen sementara Moto2.
Konsistensi inilah yang membuat Yamaha tergiur menggaetnya tahun depan, apalagi ketika Repsol Honda diketahui juga tengah mendekatinya. Meski begitu, Jarvis enggan langsung meletakkan Rins di Movistar Yamaha, dan lebih memilih meletakkannya lebih dulu di Tech 3 selama semusim.
Maverick Vinales

Vinales yang merupakan juara dunia Moto3 2013, mengaku akan sangat senang bisa membela Yamaha, mengingat ia merupakan penggemar berat Rossi. Selain itu, ia berpeluang besar meraih kemenangan dan gelar dunia di atas YZR-M1 yang dikenal sebagai motor terkuat dan terkomplet di MotoGP.
Sayangnya, ada dua kendala yang harus dihadapi Yamaha dalam menggaet Vinales. Pertama, pebalap Spanyol tersebut merasa punya utang budi kepada tim yang menaunginya saat ini, Suzuki Ecstar. Suzuki lah yang memberikan 'tangga' bagi Vinales untuk naik ke MotoGP dan Vinales merasa punya tanggung jawab untuk membawa Suzuki selevel dengan tiga pabrikan lainnya.
Kendala kedua adalah peluang Vinales menjadi pebalap nomor satu di Yamaha sangatlah kecil selama Rossi masih membela pabrikan Garpu Tala. Sementara di Suzuki, peluangnya jauh lebih besar, mengingat Suzuki telah menyatakan bahwa Vinales merupakan proyek jangka panjang mereka dan merupakan tombak utama dalam pengembangan GSX-RR.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
















