Para Manajer Rider MotoGP Ngotot Minta Bonus Sprint Race, Siap Tuntut Tim Secara Hukum
Anindhya Danartikanya | 6 Februari 2023 10:23
Bola.net - Manajer pribadi Enea Bastianini, Carlo Pernat, mengaku para manajer pribadi para pembalap MotoGP akan mengadakan rapat mengenai kontroversi bonus uang dari sprint race pada 2023. Sebelumnya, Pernat berkali-kali menyatakan bahwa para pabrikan dan tim-tim peserta menolak untuk memberikan bonus tersebut.
Bukan rahasia lagi, bonus uang diberikan kepada rider yang sukses meraih pole, podium, kemenangan, bahkan gelar dunia. Musim ini, MotoGP terdiri dari 21 sprint race dan 21 main race. Para manajer ini menuntut para pabrikan dan tim untuk memberikan bonus kepada para rider jika mereka masuk tiga besar di sprint race.
Pernat pun paling vokal mengenai hal ini usai berbicara dengan dua manajer lainnya, yakni Albert Valera (Aleix Espargaro dan Jorge Martin) dan Giovanni Balestra (Maverick Vinales). Ia menyebut bahwa para pabrikan justru sempat menyuruhnya meminta bonus kepada Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP.
Siapkan Pengacara untuk Tuntut Bonus Sprint Race
Menurut Pernat, tak adil jika rider tak dapat bonus dari pabrikan atau tim. Pasalnya, meski durasi dan poin sprint race hanya setengah dari main race, balapan ini tetap memengaruhi kans dalam merebut gelar. Atas alasan ini, para manajer akan bertemu di Malaysia, di sela-sela tes pramusim pada 10-12 Februari 2023.
"Para manajer jelas akan bertemu. Saya sudah bicara dengan Albert dan Giovanni. Hanya manajer Fabio Quartararo, Eric Mahe, yang masih ragu. Namun, kami akan bertemu di Sepang dan membicarakan kendala bonus untuk sprint race. Para rider tak boleh tak dapat uang," ujar Pernat via GPOne, Sabtu (4/2/2023).
"Para pabrikan harus paham bahwa para rider harus menerima bonus, bahkan setengah dari jumlah normal. Ini tepat karena setengah poin juga diberikan. Sangat penting untuk berhati-hati, karena kami juga mempersiapkan kontak dengan pengacara," ungkap eks Manajer Tim Aprilia Racing di GP125 dan GP250 ini.
Jumlahnya Tak Harus Setengah dari Bonus Main Race

Pernat merasa, bonus untuk sprint race harus disepakati secara kontrak seperti halnya main race karena hasilnya tetap memengaruhi prestasi pembalap, pabrikan, atau tim. Namun, ia menyatakan bahwa bonus sprint race juga tak harus setengah dari bonus main race. Yang penting para rider tetap dapat bonus.
"Tim harus cari cara untuk membayar para rider, mungkin dengan sistem yang berbeda, yang tak wajib setengah. Bonus untuk posisi tiga besar harus disediakan, itu jelas menurut pandangan saya. Semua orang yang ada di posisi kami pasti melihatnya dengan cara yang sama. Jadi, akan ada diskusi penting," tuturnya.
"Jelas semua rider sepakat dengan kami. Ini balapan yang menentukan juara dunia. Anda bisa meraih atau kehilangan gelar karena sprint race. Namun, situasi tampaknya semakin mudah, karena para pabrikan mulai memahami. Namun, saya lihat sprint race memang masih memunculkan banyak tanda tanya," pungkas Pernat.
Sumber: GPOne, Speedweek
Baca juga:
- Ford Resmi Comeback ke Formula 1 pada 2026 Bareng Red Bull Racing
- Hasil Tes Shakedown MotoGP Sepang Hari Pertama: Cal Crutchlow dan Yamaha Tercepat
- Remy Gardner Bandingkan MotoGP dan WorldSBK: MotoGP Terlalu Ekstrem!
- Tak Semua Ikut: Daftar Rider MotoGP yang Turun di Tes Shakedown Sepang 2023
- Miguel Oliveira Soal Bela Aprilia Racing di MotoGP 2024: Kalau Ada Tempat, Kenapa Tidak?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


