Patrese: Ferrari Harus Bantu Pebalap Italia
Editor Bolanet | 1 Maret 2012 07:30
- Riccardo Patrese sangat kecewa dengan terdepaknya Jarno Trulli dari Formula 1 dan berkata bahwa pebalap Italia seharusnya mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk dapat berkompetisi di ajang balap mobil terakbar tersebut. Untuk pertama kali sejak tahun 1969, Italia tidak memiliki perwakilan pebalap F1 musim ini.
Dengan terdepaknya Trulli dari tim Caterham dan digantikan oleh pebalap Russia, Vitaly Petrov, maka Italia tidak memiliki wakil di F1. Hal ini membuat Patrese berpendapat bahwa masalah tersebut hanya bisa diatasi oleh Ferrari.
Saya tidak tahu mengapa hal ini terjadi, ujar Patrese dalam situs pribadinya. Jarno pernah menjadi pebalap papan atas, namun sepertinya ia sudah tidak lagi dalam performa yang lebih baik, jadi mungkin seharusnya ia berada di rumah daripada membiarkan progres ini berlangsung terus-menerus.
Saya berharap pebalap muda Italia dapat berkompetisi di F1 di masa depan. Kita semua tahu seberapa penting peranan Ferrari dalam hal ini, ujarnya.
Ferrari memiliki akademi pebalap, di mana para juara kompetisi F3 mendapatkan kesempatan untuk uji coba dengan F1, namun setelahnya tidak ada apa-apa. Saya merasa beberapa di antara mereka merupakan pebalap dengan kualitas baik, namun mereka membutuhkan kesempatan untuk membuktikan talentanya, pungkas Patrese. (gpu/kny)
Dengan terdepaknya Trulli dari tim Caterham dan digantikan oleh pebalap Russia, Vitaly Petrov, maka Italia tidak memiliki wakil di F1. Hal ini membuat Patrese berpendapat bahwa masalah tersebut hanya bisa diatasi oleh Ferrari.
Saya tidak tahu mengapa hal ini terjadi, ujar Patrese dalam situs pribadinya. Jarno pernah menjadi pebalap papan atas, namun sepertinya ia sudah tidak lagi dalam performa yang lebih baik, jadi mungkin seharusnya ia berada di rumah daripada membiarkan progres ini berlangsung terus-menerus.
Saya berharap pebalap muda Italia dapat berkompetisi di F1 di masa depan. Kita semua tahu seberapa penting peranan Ferrari dalam hal ini, ujarnya.
Ferrari memiliki akademi pebalap, di mana para juara kompetisi F3 mendapatkan kesempatan untuk uji coba dengan F1, namun setelahnya tidak ada apa-apa. Saya merasa beberapa di antara mereka merupakan pebalap dengan kualitas baik, namun mereka membutuhkan kesempatan untuk membuktikan talentanya, pungkas Patrese. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28





