Pebalap Formula 1 Ancam Boikot GP Jerman
Editor Bolanet | 5 Juli 2013 21:30
Terhitung sebanyak empat pebalap mengalami pecah ban kiri belakang dalam F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone akhir pekan lalu. GPDA pun mengadakan rapat di Nurburgring pada Kamis (4/7) malam untuk mendiskusikan insiden tersebut.
Peristiwa tersebut dianggap membahayakan nyawa pebalap. Pirelli selaku pemasok ban tunggal F1 pun dituntut untuk melakukan perubahan demi keselamatan pebalap.
Dalam F1 GP Jerman akhir pekan ini Pirelli langsung bertindak cepat. Mereka membawa ban yang telah dimodifikasi, namun para pebalap tampaknya belum terlalu puas dan masih merasa cemas.
Berikut pernyataan resmi dari GPDA:
Para anggota GPDA ingin menyampaikan kekhawatiran yang mendalam mengenai insiden yang terjadi di Silverstone.
Kami yakin bahwa perubahan yang telah dilakukan akan memberikan hasil baik dan insiden serupa tak akan terulang di Jerman. Kami akan selalu siap mengendarai mobil kami mencapai batasan, seperti yang diharapkan tim, sponsor dan penggemar kami.
Namun, para pebalap telah memutuskan, jika masalah serupa kembali muncul di Jerman, kami akan segera mengundurkan diri dari seri ini, karena masalah ini bisa kembali membahayakan nyawa pebalap, petugas lintasan dan penggemar.
F1 GP Amerika Serikat 2005 di Indianapolis Motor Speedway merupakan balapan F1 terakhir yang pernah diboikot oleh GPDA. Hal ini diakibatkan seluruh pengguna ban Michelin yang mengalami kegagalan ban pada sesi latihan bebas. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 4 Mei 2026, 08:30
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Miami
Otomotif 4 Mei 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Gol Jeremy Doku Selamatkan Muka Man City, tapi Mungkin Sia-Sia
Liga Inggris 5 Mei 2026, 17:17
-
Ranking 5 Manajer Chelsea era BlueCo, Siapa Paling Buruk?
Liga Inggris 5 Mei 2026, 16:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52


















