Pecco Bagnaia Klarifikasi Soal Komentar 'Hilang Kesabaran', Tegaskan Tak Ada Ketegangan dengan Ducati
Anindhya Danartikanya | 22 Agustus 2025 11:11
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, memberikan klarifikasi mengenai komentar pedasnya kepada Ducati usai performa yang jeblok di MotoGP Austria 2025. Usai gagal finis di Sprint dan sekadar finis kedelapan di balapan utama, Bagnaia sempat mengaku 'kehilangan kesabaran'.
Kala itu, Bagnaia mengaku kepada DAZN bahwa ia tak memahami kendala yang sejatinya mendera Desmosedici GP25 sejak awal musim. Ia sudah mengerahkan segalanya, tetapi ujung-ujungnya hanya finis kedelapan dan bahkan tertinggal 12 detik dari sang pemenang, Marc Marquez.
Bagnaia juga ditanya apakah ia mulai kehilangan kesabaran kepada Ducati, dan ia menjawab, "Cukup banyak, ya. Namun, saya masih menunggu penjelasan." Komentar singkat ini panas dibahas oleh media massa dan viral di media sosial, dianggap sebagai sinyal ketegangan dengan Ducati.
Gara-Gara Marah dan Frustrasi Jeblok di Austria

Menjelang Seri Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Kamis (21/8/2025), Bagnaia memberikan klarifikasi komentar tersebut. Menurutnya, komentar itu terlontar ketika ia frustrasi. "Masalah saya, kesalahan saya, adalah selalu terlalu transparan ketika bicara dengan semua orang. Kadang itu baik, tetapi kadang tidak," ujarnya via Crash.net.
"Setelah finis dalam balapan yang buruk seperti di Austria, dengan perasaan marah dan frustrasi, lalu harus menjawab pertanyaan semua jurnalis 'Apa yang salah denganmu?', Anda bisa kehilangan kesabaran. Kadang Anda membuat pernyataan yang salah. Jadi, tidak ada masalah sama sekali dengan tim," lanjutnya.
Bagnaia pun mengaku sudah berbicara dengan seluruh kru Ducati Lenovo Team, dan mereka juga sedang berusaha mencari solusi. Bagnaia memaklumi ini bukanlah misi yang mudah, tetapi ia tetap mengacungkan jempol untuk kerja keras mereka demi mengatasi kendala dalam tujuh bulan pertama musim ini.
Ducati Harus Cari Penyebab dan Solusi Masalah
"Kami memang harus mengubah sesuatu. Saya tidak tahu apa, tapi jelas saya selalu lebih lambat dibanding tahun lalu. Namun, semua orang juga lebih lambat dibandingkan catatan waktu tahun lalu. Jadi, Ducati harus memahami penyebabnya dan mengerti apa yang harus dilakukan," ungkap sang tiga kali juara dunia ini.
"Saya rasa itu skenario terburuk bagi saya musim ini. Saya selalu sangat kompetitif di Austria, mungkin yang paling kompetitif, baik dalam hal kemenangan maupun jarak. Namun, musim ini saya tak bisa bertarung dan hanya finis kedelapan. Melihat semua motor menyalip saya dengan sangat mudah, rasanya aneh," tutup Bagnaia.
Menjelang Seri Hungaria akhir pekan ini, Bagnaia masih berada di peringkat ketiga klasemen pembalap dengan koleksi 221 poin. Namun, anak didik Valentino Rossi ini sudah tertinggal 197 poin dari Marquez yang ada di puncak.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Minta Ketegasan, Jack Miller Jengkel Yamaha Main Tarik Ulur Kontrak MotoGP 2026
- Kesakitan Akibat Cedera Punggung, Aleix Espargaro Batal Gantikan Somkiat Chantra di MotoGP Hungaria 2025
- Daftar Pembalap MotoGP dengan Kemenangan Terbanyak Sepanjang Sejarah, Akankah Marc Marquez Patahkan Rekor?
- Lanjutkan Dominasi, Para Rider Yamaha Kuasai Klasemen Pembalap Mandalika Racing Series 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Superkomputer: Bagaimana Nasib Manchester United di Bawah Michael Carrick?
Liga Inggris 14 Januari 2026, 14:41
-
Insiden di Sesi Latihan yang Memicu Kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 14:28
-
3 Bintang Real Madrid yang Bermasalah dengan Kepemimpinan Xabi Alonso
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 13:55
-
3 Hal yang Bikin Xabi Alonso Kecewa Selama Menangani Real Madrid
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 13:38
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Napoli vs Parma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Januari 2026, 17:30
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
-
Chelsea vs Arsenal, Rosenior Buka-bukaan Soal Kondisi dan Posisi Ideal Cole Palmer
Liga Inggris 14 Januari 2026, 17:00
-
Tim Baru! Semen Padang Berbenah Total untuk Putaran Kedua BRI Super League 2025/26
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 16:45
-
Trauma Semifinal Menghantui Arsenal, Mikel Arteta Siapkan 'Obat Kuat' Lawan Chelsea
Liga Inggris 14 Januari 2026, 16:40
-
Siapa Pelatih Real Madrid Castilla Setelah Alvaro Arbeloa Promosi ke Tim Senior?
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 16:13
-
Wow! Luis Enrique Masuk Daftar Calon Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 14 Januari 2026, 16:08
-
Bagaimana Cara Chelsea Kalahkan Arsenal?
Liga Inggris 14 Januari 2026, 16:07
-
Real Madrid Ganti Pelatih, Apakah Endrick Akan Pulang dari Lyon?
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17





