Pecco Bagnaia Marah Gagal Finis Lagi, Tak Terima Jatuh di Sachsenring
Anindhya Danartikanya | 20 Juni 2022 09:52
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, merasa sangat marah usai lagi-lagi gagal finis dalam MotoGP Jerman di Sachsenring, Minggu (19/6/2022). Ini adalah keempat kalinya ia gagal finis dalam 10 seri pertama, dan yang kedua secara beruntun, mengingat ia tertabrak Takaaki Nakagami di Catalunya.
Start dari pole, 'Pecco' melaju di posisi kedua, tepat di belakang Fabio Quartararo. Namun, rider Italia ini terjatuh di Tikungan 1 pada Lap 4. Lewat Crash.net, Bagnaia mengaku memeriksa data telemetri dari timnya, namun tak menemukan perbedaan berarti dari yang ia lakukan dari semua lap yang ia jalani sepanjang akhir pekan.
Atas alasan ini, Bagnaia pun tak bisa mengetahui penyebab dan kesalahan macam apa yang sudah ia lakukan di tikungan tersebut. Hal ini membuatnya sangat marah pada dirinya sendiri dan makin sulit menerima kecelakaan tersebut, yang tentunya menipiskan asanya dalam merebut gelar dunia musim ini.
Data Tak Bisa Jelaskan Penyebabnya
"Saya mencoba mengulang kejadian itu di kepala saya, dan saya tak bisa menjelaskan kecelakaan saya. Sudah jelas itu karena saya melakukan kesalahan. Namun, dalam situasi ini, sangat sulit untuk memahami kenapa," ungkap juara dunia Moto2 2018 dan runner up MotoGP 2021 ini.
"Melihat data, mustahil untuk dijelaskan. Saya sangat marah, karena ketika jatuh, Anda tahu penyebabnya. Saya juga biasanya suka mengkritik diri sendiri. Namun, kali ini, penyebab saya kecelakaan adalah hal yang tak bisa saya jelaskan. Jadi, makin sulit untuk memahaminya, makin sulit untuk diterima," lanjut Bagnaia.
Pembalap berusia 25 tahun ini juga merupakan salah satu rider paling konsisten sepanjang akhir pekan usai menjalani puluhan lap. Ia juga sama sekali tak pernah kecelakaan, melainkan sekadar melebar di sesi FP4 dan Q2. Ia juga mengaku tak pernah mendapatkan peringatan bahaya dari motornya.
Margin Performa yang Sempit

"Saya menjalani lebih dari 70 lap sepanjang akhir pekan dan tak sekalipun saya merasa bakal melakukan hal macam ini. Kecelakaan macam ini juga tak pernah terjadi dalam hidup saya. Hanya terjadi di The Ranch, namun itu pun karena saya latihan dirt track," lanjut anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.
"Derajat kemiringan saya sama, kecepatan saya juga sama. Saya hanya lebih membelok saat keluar tikungan. Jadi, sulit memahami mengapa saya jatuh. Mungkin semua motor sekarang punya margin performa yang sempit, sehingga jika keluar batas, Anda bisa jatuh," pungkas Bagnaia.
Hasil jeblok ini pun membuat Bagnaia melorot ke peringkat 6 pada klasemen pembalap dengan 81 poin, jumlah poin yang sama dengan sang tandem, Jack Miller, di peringkat 7. Ia tertinggal 91 poin dari Quartararo yang ada di puncak.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Menang Dominan di Sachsenring, Fabio Quartararo Justru Kesulitan Atur Konsumsi Ban
Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Montreal, Kanada
Hasil Balap Formula 1 Kanada: Max Verstappen Menang, Lewis Hamilton Ketiga
Klasemen Sementara MotoGP 2022 Usai Seri Sachsenring, Jerman
Hasil Balap MotoGP Jerman: Fabio Quartararo Jadi Pemenang Baru di Sachsenring
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




