Pecco Bagnaia Syok Kaki Johann Zarco Terjepit di Kecelakaan MotoGP Catalunya, Lanjutkan Balapan Sambil Tahan Pusing

Anindhya Danartikanya | 19 Mei 2026 14:28
Pecco Bagnaia Syok Kaki Johann Zarco Terjepit di Kecelakaan MotoGP Catalunya, Lanjutkan Balapan Sambil Tahan Pusing
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, syok melihat kaki Johann Zarco terjepit di bagian belakang Desmosedici GP26 miliknya dalam kecelakaan di restart pertama balapan MotoGP Catalunya, Minggu (17/5/2026).

Pada Lap 1 usai restart, Zarco hilang kendali di Tikungan 1, lalu menyenggol Luca Marini dan Bagnaia. Ketiga rider ini langsung berjatuhan. Mirisnya, kaki kiri Zarco terjepit di antara ban dan ekor motor Ducati milik Bagnaia.

Advertisement

Bagnaia dan Marini terlihat sangat panik ketika melihat kondisi kaki Zarco. Mereka pun bertahan di sisi rider Prancis itu sampai petugas trek dan medis mampu melepaskan kakinya dari motor Bagnaia.

Setelah dilarikan ke Hospital General de Catalunya, Zarco dinyatakan mengalami kerusakan ligamen krusiatum anterior (ACL) dan posterior (PCL), meniskus medial, dan keretakan kecil pada tulang fibula di pergelangan kaki.

1 dari 2 halaman

Pusing Tiap Kali Mengerem

Pusing Tiap Kali Mengerem

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Kepada Motorsport.com, Bagnaia mengaku ia sendiri terbentur aspal sangat keras. "Tapi begitu melihat motor saya dan melihat dia (Zarco) terjepit di motor saya, saya hanya melihat kakinya dan rasa sakit itu... pengaruhnya besar terhadap saya," curhatnya.

"Kemudian saya tiba di garasi, ganti ke motor kedua. Saya hanya mencoba untuk tidak terlalu banyak berpikir. Saya start dengan baik, tetapi setelah tiga lap, saya mulai merasa pusing di atas motor saya," lanjut rider Italia ini.

Sang tiga kali juara dunia ini mengaku rasa pusingnya terus mengganggu setiap kali ia akan melakukan pengereman, sehingga harus mengurangi kecepatan. Sejak itu, ia hanya berusaha bertahan agar finis.

2 dari 2 halaman

Benturan Pengaruhi Otot Leher

"Mungkin saya tak siap untuk balapan, tapi semua berjalan baik, tidak menimbulkan masalah besar. Saya bertahan sampai lap terakhir, saya bisa finis, dan begitu masuk garasi, saya merasa tak enak badan," tuturnya.

Setelah finis, anak didik Valentino Rossi ini menjalani rontgen tangan kiri, dan hasilnya lolos dari cedera. Namun, rasa pusingnya tak kunjung hilang.

"Masalahnya ada di leher. Saya merasa pusing karena masalah leher. Saya mengalami benturan yang sangat keras di leher. Leher dan otot-otot di sini mengalami kontraksi, dan saya merasa pusing," pungkas Bagnaia.

Sumber: Motorsportcom

LATEST UPDATE