Pecco Bagnaia Tepis Isu Dimusuhi Valentino Rossi usai MotoGP San Marino
Anindhya Danartikanya | 16 September 2020 13:04
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Francesco Bagnaia, menepis gosip bahwa dirinya mendadak dimusuhi Valentino Rossi usai ia menyalip The Doctor di pada Lap 21 MotoGP Misano, San Marino, demi merebut posisi kedua. Hal ini ia nyatakan kepada GPOne, Selasa (15/9/2020), usai gosip ini menyeruak selama tiga hari lamanya.
Gosip ini muncul akibat tayangan ulang yang terekam dari kamera helikopter usai finis balapan, di mana Bagnaia, Rossi, dan sang pemenang, Franco Morbidelli berhenti di area chicane Tikungan 2 untuk saling memberi ucapan selamat. Rossi tampak memeluk Morbidelli, namun tidak kepada Bagnaia.
"Jika dilihat dari TV, memang tidak jelas. Tapi kami berhenti dengan jarak yang agak berjauhan. Jika berpelukan, bisa-bisa kami jatuh dari motor. Memang kelihatannya Vale berteriak kepada saya, tapi saya tanya apa ia finis ketiga, karena bakal fantastis. Jangan cemas, kami masih berteman kok," ujar 'Pecco'.
Nonton Ulang Balapan Sampai Berkali-kali
MotoGP San Marino juga menandai podium perdana Bagnaia di kelas para raja, dan prestasi ini membuatnya sangat bangga. Saking bahagianya, rider berusia 23 tahun ini mengaku berkali-kali menonton ulang balapan tersebut di rumah, sebelum menjalani uji coba di trek yang sama pada Selasa.
Ia pun mengaku senang Morbidelli dan dirinya finis 1-2 di MotoGP, serta Luca Marini dan Marco Bezzecchi yang juga finis 1-2 di Moto2. Sayangnya, Rossi harus puas finis keempat usai dibekuk oleh rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, tepat di lap terakhir, dua tikungan menjelang finis.
"Saya nonton ulang balapannya 6-7 kali! Sayangnya, pada lap-lap awal saya agak kesulitan dengan ban depan karena tekanannya turun. Tapi sekalinya ban kembali normal, saya bisa lebih ngotot. Namun, usai beberapa lap, saya menyadari saya kelelahan," ungkap Bagnaia.
Tak Bisa Selebrasi dengan Layak
Di lain sisi, Bagnaia mengaku agak sedih karena tak bisa menikmati podium ini dengan waktu yang layak. Pasalnya, dua hari setelah balapan, ia harus menjalani uji coba, dan harus langsung fokus pada MotoGP Emilia Romagna pada 18-20 September dan MotoGP Catalunya, Spanyol, pada 25-27 September.
"Jika ini musim yang normal, mungkin saya bakal lebih menikmatinya. Nyatanya, kami harus menghadapi tiga balapan beruntun. Tapi podium ini jelas menyenangkan, tim saya bekerja dengan baik. Para rider VR46 Riders Academy juga tampil menakjubkan. Kami semua sangat senang," pungkasnya.
Sumber: GPOne
Video: Momen Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana di MotoGP San Marino
Baca Juga:
Jorge Lorenzo Anggap Kans Balapan Tak Lagi Realistis, Sempat Dirayu Tim Lain
Tadinya Anggap Tabu, Para Rider MotoGP Akhirnya Mau Jajal Teknologi Radio
Ketika 'Kembaran' Fabio Quartararo Heboh Ikut Uji Coba MotoGP Misano
Raja Tes: Maverick Vinales Tercepat di Uji Coba MotoGP Misano
Jorge Lorenzo Akhirnya Ngaku Nyaris Kembali ke Ducati di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
-
Hasil Race 2 WorldSPB Aragon 2026: Xavi Artigas Kalahkan Carter Thompson
Otomotif 31 Mei 2026, 18:33
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
LATEST UPDATE
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
-
Ibrahima Konate Gabung Real Madrid Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 12:14
-
Andoni Iraola Hari Ini Teken Kontrak Sebagai Pelatih Baru Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:02
-
Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
Liga Inggris 4 Juni 2026, 11:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














