Pecco Bagnaia Tuduh Alex Marquez Sengaja Ciptakan Senggolan di MotoGP Aragon 2024
Anindhya Danartikanya | 2 September 2024 09:32
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, menuduh Alex Marquez sengaja menciptakan kontak dalam MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (1/9/2024). Seperti yang diketahui, keduanya jatuh di Tikungan 13 dan insiden ini mengancam kans Bagnaia dalam memperebutkan gelar dunia.
Saat start, Bagnaia yang memulai dari posisi 3 melakukan kesalahan dan melorot ke posisi 6. Di lain sisi, Alex Marquez yang start kelima, berhasil naik ke posisi 3. Namun, Bagnaia secara perlahan mampu memperbaiki posisi, dan naik ke posisi 4 pada Lap 11. Sejak itu, Bagnaia memburu Marquez.
Ritme balap Bagnaia yang terus membaik dan konsisten membuatnya menempel Marquez pada Lap 18. Kesempatan menyalip pun ia ambil di Tikungan 12. Namun, keduanya bersenggolan di Tikungan 13. Marquez tak mengurangi kecepatan ketika Bagnaia hendak memasuki tikungan tersebut.
Terbukti dari Data, Alex Marquez Tidak Tutup Gas

Keduanya pun mengalami kontak dan terkait satu sama lain sehingga terjatuh bersama. Insiden ini lalu diinvestigasi oleh oleh FIM Stewards. Meski begitu, usai meminta keterangan kedua rider dan menelaah tayangan ulang, FIM Stewards menyebut tak satu pun dari keduanya dinyatakan bersalah. Namun, Bagnaia tak sepakat.
"Leher saya sangat kesakitan, tetapi beruntung tak patah tulang apa pun. Tak banyak yang bisa dijelaskan. Sudah cukup jelas dari semua sudut pandang. Dinamikanya jelas. Yang bikin saya marah adalah, dari data yang ada, semua lebih buruk. Sungguh mengkhawatirkan ada beberapa rider yang melakukan hal-hal tertentu," ujarnya via GPOne.
Tiga kali juara dunia ini juga yakin bahwa mustahil jika Marquez tak melihatnya ketika masuk ke Tikungan 13, karena motor Desmosedici GP24 miliknya sudah berada di depan Desmosedici GP23 milik rider Gresini Racing itu. Atas alasan ini, Bagnaia sangat yakin bahwa Marquez sejatinya sengaja menciptakan kontak.
Tak Bisa Diterima Karena Berbahaya
"Sebelum ia ganti arah, saya sudah ada di depannya. Jadi, ia jelas melihat saya. Saya tak terlalu menutup garis balap karena kecepatan saya cukup untuk menyalipnya di sana. Saat kami masuk tikungan, saya merasa ia membuka gas. Jadi, ia berakselerasi dan mencari kontak. Melihat datanya, ia tak lagi menutup gas," jelas Bagnaia.
"Ia berada di level 40-60% sebelum jatuh. Ia mendorong saya keluar. Ini tak bisa diterima, dan sungguh berbahaya jika seseorang melakukan manuver seperti itu. Biasanya, Anda mencoba menghindari kontak. Namun, seseorang tidak berpikir demikian, sehingga ia melaju ke arah saya," pungkas anak didik Valentino Rossi ini.
Akibat insiden ini, Bagnaia menduduki peringkat kedua klasemen pembalap dengan koleksi 276 poin, tertinggal 23 poin dari pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin, yang ada di puncak.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Hasil Investigasi FIM Stewards: Alex Marquez dan Pecco Bagnaia Tak Bersalah dalam Kecelakaan MotoGP Aragon
Video: Kecelakaan Pecco Bagnaia dan Alex Marquez di MotoGP Aragon, Siapa yang Salah?
Update Klasemen Pembalap Formula 1 2024
MotoGP Aragon 2024: Marc Marquez Akhirnya Menang Bareng Ducati, Pecco Bagnaia-Alex Marquez Jatuh Bareng
Update Klasemen Pembalap MotoGP 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

