Pensiun dari MotoGP, Cal Crutchlow Punya Perasaan Campur Aduk
Anindhya Danartikanya | 13 November 2020 09:40
Bola.net - Pembalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, mengakui kemungkinan besar takkan pernah lagi balapan di MotoGP sepenuhnya, mengingat tak ada tempat lagi tahun depan, dan ia telah sangat dekat dengan kata sepakat menjadi test rider Yamaha. Hal ini ia sampaikan via Crash.net, Kamis (12/11/2020).
Menjelang MotoGP Valencia, Spanyol, akhir pekan ini, Crutchlow mengakui sudah negosiasi serius dengan Yamaha untuk menggantikan Jorge Lorenzo. Ia juga telah menolak tawaran Aprilia untuk menjadi pengganti Andrea Iannone. Menurutnya, menjadi test rider Yamaha lebih cocok untuk masa depannya.
Crutchlow sendiri telah berkompetisi di MotoGP sejak 2011, usai pindah dari WorldSBK. Selama itu, juara WorldSSP 2009 ini pernah membela Monster Yamaha Tech 3, Ducati Team, dan LCR Honda. Ia mengoleksi 19 podium, yang tiga di antaranya kemenangan. Prestasi terbaiknya adalah peringkat 5 pada 2013.
Lampaui Ekspektasi Sendiri

"Saya merasa bahagia dan sedih, jelas. Pada akhirnya, hati saya adalah hati seorang pembalap. Saya datang ke MotoGP untuk berkompetisi dan melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Saya selalu percaya saya bisa tampil baik. Tapi seringnya, seperti yang Anda tahu, pembalap bisa jadi tak sukses dalam olahraga ini," ujar Crutchlow.
Meski tak pernah mengecap rasanya merebut gelar dunia di MotoGP, rider 35 tahun ini mengaku bahwa kariernya di kelas para raja terasa sangat menyenangkan. Menurutnya, tiga kemenangan di MotoGP dan status sebagai salah satu rider papan atas, sudah cukup melampaui ekspektasinya sendiri pada 2011.
"Jika yang dikatakan 'sukses' adalah kemenangan, maka 90% dari pembalap yang ada bisa dibilang tak sukses juga sepanjang karier mereka. Tapi saya menjalani 10 musim yang hebat di MotoGP, punya karier yang sangat baik, serta telah melampaui ekspektasi saya sendiri di MotoGP, dan saya sangat puas," ungkapnya.
Bakal Kerahkan Segalanya untuk Yamaha
Crutchlow, yang dikenal sebagai salah satu rider paling nekat karena berani melompat dari WorldSBK ke MotoGP, mengaku bersyukur bisa mendapatkan banyak keuntungan di kelas para raja, baik secara finansial, sosial, maupun prestasi. Kini, ia siap menjalani petualangan yang benar-benar baru bersama Yamaha.
"Di sini, saya juga membuat kehidupan saya dan keluarga saya menjadi sangat bahagia. Saya memang sedih takkan kembali balapan di MotoGP sepenuhnya, tapi di lain sisi saya merasa bahagia atas apa yang sudah saya lakukan sejauh ini. Begitulah. Jika saya melakukan hal lain, maka saya arahkan energi saya ke arah itu. Sesederhana itu," tutupnya.
Crutchlow, yang saat ini duduk di peringkat 19 pada klasemen pembalap dengan koleksi 26 poin, dikabarkan akan diresmikan sebagai test rider Yamaha terbaru akhir pekan ini.
Sumber: Crashnet
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
- Valentino Rossi: Covid-19 Mimpi Buruk Berkepanjangan, Saya Sudah Capek!
- Jadwal Live Streaming: MotoGP Valencia, Spanyol 2020
- Tes PCR Ketiga Negatif, Valentino Rossi Turun di MotoGP Valencia
- Tes PCR Rancu, Valentino Rossi Diisolasi Sampai Hasil Tes Ketiga Keluar
- Valentino Rossi Diisukan Positif Covid-19 Lagi, Garrett Gerloff Kembali Dipanggil
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








