Peringatkan Race Direction, Rossi: Marquez Pasti 'Bahagia'
Anindhya Danartikanya | 9 April 2018 10:15
Bola.net - - Marc Marquez bisa jadi dihujani hukuman dalam balapan MotoGP Argentina pada Minggu (8/4), namun Valentino Rossi yakin hukuman yang diberikan oleh Race Direction (Badan Pengawas Balap) harus lebih tegas. Ia pun mengimbau mereka untuk tidak membiarkan hal ini terjadi lagi di masa depan.
Hukuman pertama yang diterima Marquez adalah ride through penalty, di mana ia dinyatakan bersalah karena berkendara ke arah yang berlawanan dengan arus lintasan usai mesin RC213V miliknya mati sesaat sebelum start. Akibatnya, Marquez harus mengawali Lap 8 di posisi 19.
Dengan ritme balap dan kecepatan yang mumpuni, Marquez tampil sangat kuat, mampu memperbaiki posisi dalam waktu singkat. Sayangnya, ia melakukan manuver agresif pada beberapa rival, dan puncaknya terjadi pada Lap 21 di mana ia menyenggol Rossi hingga terjatuh. Rider Repsol Honda ini pun dijatuhi hukuman 30 detik dan dinyatakan finis di posisi 18.
Usai balap, Rossi pun mendatangi kantor Race Direction dan menjelaskan insiden tersebut. Mereka harus melakukan sesuatu agar Marc tak bertingkah begini lagi. Di tikungan pertama Qatar, ia menyenggol kaki Johann Zarco dan melaju ke arah Andrea Dovizioso. Di sini, ia lakukan itu pada Maverick Vinales saat latihan dan pada saya saat balapan, ujarnya kepada MotoGP.com.
Sembilan kali juara dunia ini pun mengaku tak masalah bila Marquez melaju lebih cepat darinya dan hendak melakukan manuver menyalip, namun tak menyangka bahwa rider 25 tahun itu akan bertindak nekat dengan menyalipnya di ruang yang cukup sempit di Tikungan 13.
Saya lihat di pit board bahwa ia satu detik lebih cepat dari saya. Saya tak terlalu kuat juga hari ini. Jadi kenapa dia tak menyalip saya di tikungan berikutnya? Tapi saat ia melaju ke arah saya, sengaja ke arah saya, ia membuat saya keluar dari garis balap, dan jika saya jatuh, ia bakal lebih bahagia, ungkap Rossi.
The Doctor pun yakin bila tindakan Marquez dibiarkan, maka akan berdampak buruk pada sportivitas MotoGP. Saya bukan Race Direction, jadi mereka yang ambil keputusan. Tapi dengan cara seperti itu, ia menghancurkan olahraga ini. Jika Anda melaju 300 km/jam, Anda harus menghormati rival. Anda harus tampil kuat, harus berusaha maksimal. Tapi dengan cara seperti ini, tamat sudah, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




