Petrucci Ungkap Fakta 'Aneh' dari Latihan Fisik Rider MotoGP
Anindhya Danartikanya | 27 Maret 2018 12:30
Bola.net - - Rider Alma Pramac Racing, Danilo Petrucci belakangan ini menjadi pusat perhatian berkat keputusannya menurunkan berat badan sebanyak 8 kg demi lebih mudah mengendalikan motor Ducati Desmosedici GP18 miliknya. Sebagai salah satu rider tertinggi dan terberat di MotoGP, Petrucci tentu harus mencari siasat agar cocok dengan karakter motornya.
Petrucci mengaku menurunkan berat badan bukan tugas mudah, dirinya harus menjalani serangkaian latihan fisik yang lebih keras dan intensif, begitu pula diet ketat. Tak hanya dilakukan selama musim dingin, latihan macam ini pun harus dilakukan sepanjang musim, yang uniknya hanya 'berguna' untuk tiga hari selama pekan balap.
Tampaknya kami takkan punya rehat musim panas tahun ini. Kami, para rider Ducati harus menghadiri World Ducati Week (20-22 Juli) sepekan setelah balapan di Sachsenring. Tadinya saya pikir saya bisa liburan, tapi mustahil karena saya juga harus tetap latihan agar mengakhiri musim ini dengan baik, kisah Petrucci kepada Motorsport Total.
Rider 27 tahun ini pun mengungkapkan dilema yang harus ia hadapi dalam latihan fisik ini. Hal terberat adalah kami berlatih setiap hari, setiap pekan, tapi tak bisa mengendarai motor (MotoGP). Rasanya seperti pesepakbola yang berlatih keras tapi hanya bisa bermain pada hari Minggu. Inilah alasan kami selalu agak cemas soal persiapan fisik, tuturnya.
Hal ini tak terlepas dari aturan MotoGP yang membatasi penggunaan motor, yang hanya boleh digunakan selama pekan balap dan uji coba, hingga pembalap hanya punya sedikit waktu berkendara selama setahun penuh. Inilah yang dianggap Petrux tak sebanding dengan latihan fisik yang begitu keras.
Saya rasa bagian tersulit adalah Anda tak bisa mengendarai motor Anda. Selama berkarir di MotoGP, paling-paling Anda berkendara hanya 3-4% dari waktu yang Anda punya. Ini cukup aneh 'kan? Meski begitu, 45 menit balapan pada hari Minggu menghadirkan perasaan terbaik di dunia dan membayar tuntas semua kerja keras kami, pungkas rider Italia ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








