Pirelli Ancam Hengkang dari Formula 1
Editor Bolanet | 24 Mei 2013 19:00
- Pemasok tunggal ban Formula 1, Pirelli memberi peringatan akan mundur akhir musim ini bila kontrak baru untuk tahun 2014 tidak segera disetujui.
Direktur Motorsport Pirelli, Paul Hembery tampaknya sudah kehilangan kesabaran. Pasalnya, jika kontrak tidak segera disetujui, maka Pirelli akan mendapat waktu sempit untuk mendesain spesifikasi ban baru, mengingat regulasi akan berpindah ke mesin V6 turbocharge mulai musim depan.
Pada tanggal 1 September nanti, kami harus memberitahu para tim peserta mengenai spesifikasi ban tahun depan, sedangkan ini sudah pertengahan Mei. Sungguh konyol, karena hingga kini kami tak punya kontrak baru. Jadi mungkin kami tidak akan bekerja di F1 lagi, ujar Hembery.
Pria asal Inggris itu berpendapat bahwa perubahan regulasi mesin F1 sangat dramatis. Jika kontrak baru tidak segera ditandatangani, Hembery yakin perusahaannya tidak akan bisa memberi toleransi lagi.
Perubahan regulasi F1 sangat dramatis. Jadi kami butuh waktu untuk kembali merancang ban baru. Jika persetujuan kontrak baru ini makin diulur-ulur, makin mustahil pula tugas kami bisa selesai tepat waktu, tutup Hembery.
Sepanjang tahun ini, Pirelli mendapat protes keras dari beberapa pebalap dan tim tentang usia komponen ban musim ini. Spesifikasi ban terbaru untuk musim ini dikabarkan akan diperkenalkan pada F1 GP Kanada, 7-9 Juni mendatang. (gpu/kny)
Direktur Motorsport Pirelli, Paul Hembery tampaknya sudah kehilangan kesabaran. Pasalnya, jika kontrak tidak segera disetujui, maka Pirelli akan mendapat waktu sempit untuk mendesain spesifikasi ban baru, mengingat regulasi akan berpindah ke mesin V6 turbocharge mulai musim depan.
Pada tanggal 1 September nanti, kami harus memberitahu para tim peserta mengenai spesifikasi ban tahun depan, sedangkan ini sudah pertengahan Mei. Sungguh konyol, karena hingga kini kami tak punya kontrak baru. Jadi mungkin kami tidak akan bekerja di F1 lagi, ujar Hembery.
Pria asal Inggris itu berpendapat bahwa perubahan regulasi mesin F1 sangat dramatis. Jika kontrak baru tidak segera ditandatangani, Hembery yakin perusahaannya tidak akan bisa memberi toleransi lagi.
Perubahan regulasi F1 sangat dramatis. Jadi kami butuh waktu untuk kembali merancang ban baru. Jika persetujuan kontrak baru ini makin diulur-ulur, makin mustahil pula tugas kami bisa selesai tepat waktu, tutup Hembery.
Sepanjang tahun ini, Pirelli mendapat protes keras dari beberapa pebalap dan tim tentang usia komponen ban musim ini. Spesifikasi ban terbaru untuk musim ini dikabarkan akan diperkenalkan pada F1 GP Kanada, 7-9 Juni mendatang. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Monako 2026 di Vidio, 5-7 Juni 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:49
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19















