Pisah dari KTM, MV Agusta Makin Ngotot Balik Balapan di MotoGP 2027
Anindhya Danartikanya | 25 Juni 2025 12:07
Bola.net - Setelah resmi berpisah dari KTM pada Januari 2025 lalu, MV Agusta makin serius mempertimbangkan kembali berlaga di MotoGP pada 2027. Mereka pun akan memulai negosiasi dengan Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pada 11-13 Juli 2025 nanti.
MV Agusta memang memiliki sejarah hebat di Grand Prix. Mereka tercatat memenangkan 38 gelar dunia pembalap, 37 gelar dunia konstruktor, dan 270 balapan. Salah satu ikon dan legendanya adalah 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini. Namun, mereka 'pensiun' dari ajang Grand Prix pada akhir 1976 silam.
Nama MV Agusta sempat kembali ke Moto2 pada 2018 sebagai penyuplai sasis Forward Racing, tetapi hengkang pada akhir 2022, dan kini fokus berlaga di WorldSSP. Meski begitu, pabrikan asal Italia yang dikelola konglomerat Rusia tersebut kini mulai berniat kembali ke Grand Prix lewat kelas MotoGP.
Sejarah Konflik Finansial KTM dan MV Agusta

Sebelumnya, 51% saham MV Agusta dimiliki oleh Keluarga Castiglioni dari Italia dan 49%-nya dimiliki oleh Art of Mobility SA milik Keluarga Sardarov dari Rusia. Namun, pada November 2022, Pierer Mobility Group selaku induk perusahaan KTM membeli 25,1% sahamnya. Pada Maret 2024, kepemilikan KTM atas saham MV Agusta naik menjadi 50,1%.
Sayangnya, pada akhir tahun 2024, Pierer Mobility menyatakan bangkrut dan dilanda krisis finansial, sehingga terpaksa melepas seluruh sahamnya di MV Agusta kepada Art of Mobility SA dan Keluarga Sardarov. Kesepakatan ini pun diperkirakan akan selesai pekan ini juga.
Posisi Hubert Trunkenpolz sebagai CEO MV Agusta pun sudah diambil alih oleh Luca Martin. Namun, Trunkenpolz, yang keluarganya punya peran penting membangun KTM, akan beralih jabatan sebagai Chairman Supervisory Board MV Agusta. Kepada GPOne, Senin (23/6/2025), Trunkenpolz pun mengaku pihaknya bertekad balapan di MotoGP.
Sebagai catatan, pada 2027 nanti, MotoGP akan mengalami perombakan regulasi teknis secara besar-besaran. Meski begitu, Trunkenpolz mengaku MV Agusta belum siap untuk merancang motor MotoGP sendiri, sehingga berharap Liberty Media, pemilik baru Dorna Sports, bakal memberlakukan regulasi mesin seperti Formula 1.
Sumber Daya MV Agusta Masih Terbatas
"Kami harus melihat bagaimana regulasi teknis MotoGP nantinya bagi MV Agusta ketika Liberty Media terlibat. Kami berharap regulasinya akan berkesinambungan dengan kondisi di Formula 1, ketika tim konstruktor seperti McLaren bisa menyewa mesin kompetitif dari Mercedes dan menang," ujar Trunkenpolz.
"Jujur saja, dengan sumber daya yang tersedia, MV Agusta takkan bisa mengembangkan mesin 850cc 4 silindernya sendiri untuk MotoGP. Alhasil, bakal masuk akal bagi para pabrikan dan tim-timnya untuk berbagi mesin, seperti Formula 1," lanjutnya.
Trunkenpolz sendiri cukup 'akrab' dengan konsep ini. Sebab, KTM melakukan hal serupa di Moto3 sejak 2020-2024, ketika mereka menyuplai mesin kepada GASGAS dan Husqvarna. "Kami bisa melakukan komisi dengan sasis dari pabrikan seperti Kalex. Jika proyek macam ini diizinkan di MotoGP, ini bakal jadi opsi bagi MV untuk kembali ke kelas premier," tutupnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Aprilia Segera Gelar Tes Khusus untuk Jorge Martin, Masih Tunggu Hasil Cek Medis Terbaru
- Mengenal Maximo Quiles, Anak Didik Marc Marquez yang Catat Rekor Mentereng di Moto3 2025
- Marc Marquez Berpotensi Patahkan Rekor Kemenangan Sprint Pecco Bagnaia di MotoGP 2025
- Marc Marquez Bisa Samai Giacomo Agostini Jadi Rider dengan Kemenangan Terbanyak Kedua di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








