Ragu Bela Suzuki di MotoGP 2023, Joan Mir Lirik Ducati dan Yamaha
Anindhya Danartikanya | 1 Desember 2021 09:33
Bola.net - Seperti 20 pembalap MotoGP lainnya, Joan Mir akan mendapati kontraknya dengan Suzuki Ecstar habis pada akhir 2022. Pada awal tahun depan, silly season pun akan mulai bergulir, namun ia belum membulatkan tekad untuk bertahan. Hal ini ia sampaikan kepada Marca seperti yang dikutip MotoGP.com, Selasa (30/11/2021).
Mir diketahui bergabung dengan Suzuki pada awal 2019, usai setahun saja turun di Moto2. Tahun lalu, ia pun menjadi rider paling konsisten, meraih tujuh podium, termasuk satu kemenangan, hingga merebut gelar dunia. Tahun ini, ia duduk di peringkat ketiga, meraih enam podium, namun puasa kemenangan.
Salah satu kendala yang paling mengganjal adalah fakta bahwa Suzuki lemah pada lap tunggal, hingga performa Mir dan Alex Rins loyo di kualifikasi. Start dari belakang jelas tak menguntungkan mereka dalam sesi balap. Hal ini pun kembali dikeluhkan Mir pada akhir musim, dan ia tak segan menyatakan keraguannya bertahan pada 2023.
Mau Bertahan Kalau Arah yang Dituju Sama

Mir bahkan mengaku bahwa kini dirinya mulai mengamati 'pergerakan' grid MotoGP demi melihat proyek mana yang paling menjanjikan untuknya. "Penting untuk sedikit memperhatikan situasi 'pasar', melihat-lihat apa yang bisa kami lakukan meski saya sangat percaya pada Suzuki," ungkap rider Spanyol ini.
"Saya tahu saya belum menunjukkan semua potensi, meski pada 2020 kami bisa juara dan pada 2021 bisa memperebutkan posisi-posisi top. Entah apa yang akan saya lakukan nanti. Namun, jika saya lihat Suzuki ingin melakukan hal yang sama dengan saya, jelas saya akan bertahan," lanjut Mir.
Juara dunia Moto3 2017 ini tak memungkiri, proyek terbaik ada di tangan Yamaha dan Ducati, dua pabrikan dengan dua motor yang sangat berbeda namun sengit berebut gelar lewat Fabio Quartararo dan Pecco Bagnaia. Mir tak tahu detail seluk-beluk kedua motor itu, namun mengamati mereka, ia tahu Suzuki tertinggal.
Ducati Lebih Unggul, Yamaha Mirip Suzuki

"Saya hanya tahu apa kekurangan motor saya dibanding apa yang mungkin mereka punya. Anda bisa lihat dengan jelas Ducati merupakan motor yang sangat bertenaga di trek lurus. Sebelumnya, sangat sulit bagi mereka masuk tikungan, namun kini tak lagi. Anda bisa lihat evolusi besar mereka pada aspek ini," kisah Mir.
"Yamaha juga merupakan motor yang tampaknya sangat mirip dengan Suzuki, dengan mesin yang sangat mirip pula (inline 4), namun bekerja sangat baik, terutama di kualifikasi, sementara kami kebalikannya, walau kami sudah mulai mengalami kemajuan di area itu," lanjut rider berusia 24 tahun ini.
Mir kini hanya berharap Suzuki bisa menyediakan perangkat baru yang cocok untuknya, dimulai dari sasis. "Saya suka ngotot dengan ban depan, dan tampaknya itulah arah yang kami tuju saat ini, mencoba menemukan dukungan lebih baik pada area depan motor. Sasis baru tampaknya membantu saya dalam fase ini," pungkasnya.
Sumber: Marca, MotoGP
Baca Juga:
14 Juara Dunia Ramaikan MotoGP 2022, 10 Rider Lain Tak Kalah Kuat
Rumah Paling Jauh, Jack Miller Cemaskan Padatnya Jadwal MotoGP 2022
Fabio Quartararo: Gelar Saya Tetap 'Sah' Meski Marc Marquez Belum Pulih
Masih Cedera, Franco Morbidelli: Saya Nggak Punya Waktu Mikirin Ducati
Fabio Quartararo Sempat Cemas Dimusuhi Fans Italia saat Gantikan Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








