Rifat Sungkar Menangi Rally Class WRC Perancis
Editor Bolanet | 8 Oktober 2012 17:15
- Rifat Sungkar dan navigatornya, Scott Beckwith dari Fastron World Rally Team menjuarai Rally Class World Rally Championship (WRC) seri Perancis yang berakhir Minggu (7/10) waktu setempat. Selain menjuarai Rally Class, ia menjuarai Grup N-Production Car Rally.
Saya sangat senang berhasil menjadi yang tercepat dan terdepan di kelas Rally Class di Perancis kali. Keberhasilan saya kali ini tak lepas karena dukungan penuh dari mama dan istri saya yang mendukung langsung disini, kata Rifat.
Menurutnya, perjuangan untuk meraih hasil terbaik di Rallye de France tidaklah mudah karena harus berhadapan dengan pebalap yang mempunyai peluang berada di puncak, Yuri Protasov.
Persaingan ketat antara Rifat dan Protasov terjadi di tiga Special Stage (SS) terakhir. Kedua pereli ini secara bergantian menjadi yang tercepat. Selain harus berhadapan dengan Protasov, Rifat juga harus berhadapan dengan Ricardo Trivino dari Meksiko.
Setelah melalui perjuangan yang keras akhirnya saya bisa mengambil posisi teratas setelah sebelumnya dipegang Trivino, tambah Rifat.
Secara keseluruhan, Rifat mencatatkan waktu 4:06:52,3, diikuti oleh Trivino dengan catatan waktu 4:08:55,1 dan Protasov dengan catatan waktu 4:36:23,7.
Secara keseluruhan, WRC Perancis menempuh jarak 1.388 km dengan 22 Special Stage (SS). Balapannya sendiri dengan Super Special Stage (SSS) di Strasbourg, Kamis (4/10).
Setelah menyelesaikan seri Perancis, juara nasional reli delapan kali ini tidak pulang ke Tanah Air. Ia langsung bersiap diri menghadapi seri Italia di Sardinia, 18-21 Oktober.
Sementara itu di kelas manufaktur, pereli tuan rumah Sebatian Loeb tidak tergoyahkan di puncak klasemen dan memenangkan Rallye de France meski tidak menjadi yang tercepat di semua SS yang dipertandingkan di putaran terakhir.
Melalui kemenangannya di Reli Prancis ini, Loeb dipastikan telah menjadi juara WRC untuk yang kesembilan kali, karena poin yang sudah dikumpulkannya tidak dapat terkejar lagi oleh pesaingnya di dua seri tersisa. Dua seri sisa adalah Italia dan Spanyol. (ant/kny)
Saya sangat senang berhasil menjadi yang tercepat dan terdepan di kelas Rally Class di Perancis kali. Keberhasilan saya kali ini tak lepas karena dukungan penuh dari mama dan istri saya yang mendukung langsung disini, kata Rifat.
Menurutnya, perjuangan untuk meraih hasil terbaik di Rallye de France tidaklah mudah karena harus berhadapan dengan pebalap yang mempunyai peluang berada di puncak, Yuri Protasov.
Persaingan ketat antara Rifat dan Protasov terjadi di tiga Special Stage (SS) terakhir. Kedua pereli ini secara bergantian menjadi yang tercepat. Selain harus berhadapan dengan Protasov, Rifat juga harus berhadapan dengan Ricardo Trivino dari Meksiko.
Setelah melalui perjuangan yang keras akhirnya saya bisa mengambil posisi teratas setelah sebelumnya dipegang Trivino, tambah Rifat.
Secara keseluruhan, Rifat mencatatkan waktu 4:06:52,3, diikuti oleh Trivino dengan catatan waktu 4:08:55,1 dan Protasov dengan catatan waktu 4:36:23,7.
Secara keseluruhan, WRC Perancis menempuh jarak 1.388 km dengan 22 Special Stage (SS). Balapannya sendiri dengan Super Special Stage (SSS) di Strasbourg, Kamis (4/10).
Setelah menyelesaikan seri Perancis, juara nasional reli delapan kali ini tidak pulang ke Tanah Air. Ia langsung bersiap diri menghadapi seri Italia di Sardinia, 18-21 Oktober.
Sementara itu di kelas manufaktur, pereli tuan rumah Sebatian Loeb tidak tergoyahkan di puncak klasemen dan memenangkan Rallye de France meski tidak menjadi yang tercepat di semua SS yang dipertandingkan di putaran terakhir.
Melalui kemenangannya di Reli Prancis ini, Loeb dipastikan telah menjadi juara WRC untuk yang kesembilan kali, karena poin yang sudah dikumpulkannya tidak dapat terkejar lagi oleh pesaingnya di dua seri tersisa. Dua seri sisa adalah Italia dan Spanyol. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rifat Sungkar Soal Kotornya Trek Mandalika: Biasa Saja Kok, Namanya Juga Sirkuit Baru
Otomotif 14 Februari 2022, 13:45
-
Reli Dakar 2021: Pierre Cherpin Meninggal Dunia Usai Koma 5 Hari
Otomotif 15 Januari 2021, 15:44
-
Reli Sardinia dan KTM, Pintu Masuk Danilo Petrucci Menuju Reli Dakar
Otomotif 10 Desember 2020, 11:23
-
Rehat Sejenak dari MotoGP, Franco Morbidelli Hadapi Para Pereli Terbaik di WRC Monza
Otomotif 4 Desember 2020, 10:15
-
Ikut WRC Monza, Franco Morbidelli Takut Lihat Insiden Romain Grosjean
Otomotif 1 Desember 2020, 11:27
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





