Rossi Akui VR46 Riders Academy 'Gagal' Bimbing Fenati
Anindhya Danartikanya | 12 September 2018 14:55
- Sulit memisahkan kontroversi Romano Fenati di Moto2 San Marino akhir pekan lalu dengan sejarah kelamnya bersama VR46 Riders Academy. Soal ini, rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi pun mau tak mau ikut bersuara.
Fenati diketahui mencengkeram rem motor milik rider Forward Racing yang juga anggota VR46 Riders Academy, Stefano Manzi di pertengahan balap. Usai didiskualifikasi dari balapan, ia mendapat larangan dua kali balap.
Tak hanya itu, Fenati juga dipecat dari Marinelli Snipers Team dan kontraknya untuk musim depan resmi dibatalkan oleh Forward Racing dan MV Agusta. Kontroversi ini pun sedikit banyak disangkut pautkan dengan VR46.
Eks Anak Didik Rossi

Fenati, yang beberapa tahun lalu merupakan salah satu bintang besar Moto3, direkrut oleh Rossi pada tahun 2014 walau ia menolak ikut pindah tempat tinggal demi menjalani rutinitas latihan di Tavullia, Italia seperti anggota VR46 Riders Academy yang lain.
Diturunkan di Sky Racing VR46, Fenati konsisten tampil di papan atas, namun keterlibatannya dalam seluruh program VR46 dihentikan sejak Moto3 Austria pada 2016 lalu. Keputusan ini diambil usai Fenati diketahui bertengkar hebat dengan anggota timnya dan juga Project Leader VR46, Alessio \'Uccio\' Salucci.
Kegagalan VR46
Kepada Sky Sport, Rossi pun mengaku menyayangkan dan turut kecewa soal tindakan tak sportif Fenati kepada Manzi. Dengan berat hati, The Doctor bahkan mengaku bahwa ini adalah bukti bahwa VR46 Riders Academy \'gagal\' mengendalikan karakter Fenati.
Saya rasa larangan dua kali balap sudah benar. Kami telah berusaha fokus padanya di masa lalu, tapi kami tak bisa mengaturnya. Itu adalah sebuah kegagalan. Saya turut menyesal soal apa yang telah terjadi. Gestur itu benar-benar buruk, ungkapnya.
Selain berulah di VR46 dan melakukan tindakan berbahaya dengan Manzi, Fenati juga diketahui pernah mengalami cekcok dengan Niklas Ajo di Moto3 Argentina 2015. Fenati ketahuan berusaha menendang Ajo saat keduanya masih berkendara, dan setelahnya dengan sengaja mematikan mesin motor milik rider Finlandia tersebut.
Baca Juga:
'Dovizioso-Lorenzo Adalah Tim Ducati Terbaik yang Pernah Ada'
Pentingnya Peran Folger Bagi Yamaha, Rossi dan Vinales
Segera Pensiun dari MotoGP, Dani Pedrosa Kian Dekat ke KTM
Stoner Ragu Lanjut di Ducati, Dovizioso Sebut Datanya Menarik
Kontroversi Fenati di Misano: Berujung Pemecatan dan Ingin Lanjutkan Pendidikan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Hasil Balapan Moto2 Italia 2026: Manuel Gonzalez Menang Dominan
Otomotif 31 Mei 2026, 17:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Portugal vs Chili 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:09
-
Prediksi Belgia vs Tunisia 6 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 12:49
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













