Rossi: Vinales Tiba di Yamaha Pada Saat Tak Tepat
Anindhya Danartikanya | 19 September 2018 15:10
- Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku 'iba' pada sang tandem, Maverick Vinales. Menurutnya, rider Spanyol tersebut datang ke pabrikan Garpu Tala pada saat yang tidak tepat.
Vinales menjalani debut MotoGP pada 2015 lalu bersama Suzuki Ecstar. Bersama tim asal Hamamatsu, Jepang tersebut, ia menjalani dua musim yang gemilang untuk ukuran 'pendatang baru'. Ia sukses merebut empat podium yang salah satunya merupakan kemenangan.
Status Suzuki yang kala itu masih dalam tahap pengembangan, membuat Vinales tergoda pindah ke Yamaha pada awal 2017. Ia menggantikan posisi Jorge Lorenzo, dengan harapan tinggi meraih gelar dunia sesegera mungkin.
Jauh dari Ekspektasi

Sayang, yang terjadi justru jauh dari ekspektasi. Awal musim 2017 berjalan indah bagi Vinales, dengan tiga kemenangan dalam lima seri pertama. Namun sejak Le Mans, Prancis 2017 hingga detik ini, ia belum lagi mengulang prestasi tersebut.
Hal ini tak pelak lagi diakibatkan permasalahan teknis yang melanda YZR-M1 sejak pertengahan musim lalu, terbukti dari paceklik kemenangan yang dialami Yamaha sejak Assen, Belanda hingga saat ini.
Tahun lalu, Vinales mengakhiri musim di peringkat ketiga pada klasemen pembalap, namun fakta bahwa Yamaha belum juga mampu menemukan solusi nyata, membuat asa Vinales untuk mengulang prestasi serupa kian surut.
Rossi Merasa Iba
Rossi, yang merebut empat gelar dunia MotoGP bersama Yamaha, sebelumnya juga tak pernah menyaksikan situasi timnya seburuk ini. Kepada MotoGP.com, The Doctor pun mengaku \'iba\' pada Vinales, yang ia yakini harusnya bertarung di papan atas.
Menurut saya, Maverick datang dari Suzuki ke Yamaha, jelas dengan tujuan memiliki motor yang bisa membantunya meraih gelar dunia. Sayangnya, situasi kami saat ini tidak seperti itu. Jadi Maverick sedikit tak beruntung berada di Yamaha saat ini. Motor kami saat ini sedikit sulit, pungkasnya.
Saat ini, Vinales berada di peringkat kelima pada klasemen pembalap dengan koleksi 124 poin. Ia tertinggal 97 poin dari Marc Marquez di puncak, dan tertinggal 27 poin dari Rossi di peringkat ketiga. Ia hanya terpaut enam poin dari Jorge Lorenzo di peringkat keempat.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




