Sahabat Bersuara: Espargaro-Miller Sebut Vinales Harusnya Lebih Profesional
Anindhya Danartikanya | 13 Agustus 2021 10:58
Bola.net - Dua sahabat Maverick Vinales, Aleix Espargaro dan Jack Miller, menanggapi kontroversi skors yang diberikan Monster Energy Yamaha kepada rider Spanyol tersebut di MotoGP Austria, 13-15 Agustus. Espargaro dan Miller kompak ogah menyalahkan salah satu dari kedua pihak, namun yakin Vinales harusnya berpikir lebih jernih.
Yamaha menjatuhkan skors kepada Vinales dan menarik partisipasinya dari Seri Austria usai Top Gun dinilai melakukan 'aksi tak lazim' yang berpotensi merusak mesin YZR-M1 dan membahayakan pembalap lain di Seri Styria, Minggu (8/8/2021). Yamaha tak memberi penjelasan detail, namun mengaku punya data telemetri sebagai bukti.
Berdasarkan pengakuan beberapa saksi mata yang berada di tepi trek saat balapan digelar, terutama para fotografer, Vinales memang tampak sengaja menggeber motornya pada limiter di trek lurus ketimbang beralih ke gigi enam pada lap-lap terakhir. Ia diduga merasa frustrasi akibat masalah-masalah teknis yang ada.
Espargaro pun prihatin atas peristiwa ini dan memberikan dukungan moral untuk Vinales. Ia sendiri berlatih sepeda dengan Vinales selama tiga hari terakhir di Red Bull Ring dan menyatakan rider 26 tahun itu tak tahu apa-apa soal niatan skors Yamaha. Namun, Espargaro juga yakin Vinales harusnya berpikir lebih tenang saat dapat masalah teknis.
Harusnya Maverick Vinales Berpikir Dua Kali

"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah saya prihatin. Kadang saya sendiri sangat marah dan bereaksi buruk saat ada masalah. Tapi Anda harus paham ini juga kinerja tim. Saat saya jatuh, mereka tak menyalahkan saya. Mesin rusak memang bikin frustrasi, tapi Anda harus berpikir dua kali dan ambil napas," ujarnya via Crash.net.
"Saya tak bilang apa yang dilakukan Maverick itu bagus, namun ketika Anda sedang 'panas', apa pun bisa terjadi. Ada perusahaan besar di belakang kami, Maverick dengan Yamaha dan saya dengan Aprilia. Jadi, Anda kadang harus cerdas dan berpikir dua kali," lanjut Espargaro, yang bisa jadi rekan setim Vinales lagi tahun depan.
Miller yang bersahabat dengan Vinales sejak masih turun di Moto3, juga yakin harusnya Top Gun bersikap lebih profesional. "Tak peduli jatuh atau mesin mati di grid, apa pun yang terjadi, balapan takkan pernah usai. Balapan hanya usai ketika Anda menyerah, karena apa pun bisa terjadi, bendera merah atau apa pun," ungkapnya.
Maverick Vinales Dibayar untuk Balapan

Miller mengingatkan bahwa ia sendiri kerap jatuh tapi tetap meneruskan balapan meski motornya rusak. "Mesin saya juga pernah mati di trek paling panas, di Thailand, start dari pit lane, dan ngotot hanya demi satu poin. Sederhana saja, karena itulah yang harus Anda lakukan. Anda ini pembalap, Anda dibayar untuk balapan dan mengalahkan pembalap di depan," ujarnya.
Meski Vinales sahabatnya, Miller tak segan menyatakan bahwa Vinales harusnya menjalankan tugasnya sebaik mungkin. "Maaf-maaf saja, tapi dia tidak melakukan apa yang sesuai dengan bayarannya, yakni balapan motor sebaik mungkin sesuai kemampuannya. Tak peduli ada masalah tempramen atau apa pun," ungkapnya.
"Saya tak bilang salah satu pihak benar atau salah, toh itu masalah mereka sendiri. Tapi pada akhirnya, masalah ini sederhana saja. Anda dibayar untuk balapan motor. Kami di sini bukan untuk jadi influencer, bukan untuk menjadi sesuatu yang diinginkan orang-orang idiot itu. Kami dibayar untuk balapan. Titik!" pungkas The Thriller.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Ogah Komentari Maverick Vinales, Fabio Quartararo Santai Balapan Tanpa Tandem
- Petronas Mundur dari MotoGP 2022, Sepang Racing Team Balapan Tanpa Sponsor?
- Yamaha Jatuhkan Skors, Maverick Vinales Resmi Absen dari MotoGP Austria
- Franco Morbidelli Pindah ke Monster Energy Yamaha, Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
- Valentino Rossi Ungkap Keunikannya Dibanding Para Legenda MotoGP Lain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






