Schwantz Getol Jagokan Vinales Jadi Juara MotoGP 2017
Anindhya Danartikanya | 30 Agustus 2017 16:00
Bola.net - - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz masih getol menjagokan rider Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales sebagai juara dunia musim ini, meski rider berusia 22 tahun itu belum juga meraih kemenangan sejak Le Mans, Prancis pada Mei lalu. Hal ini disampaikan Schwantz kepada AS.
Schwantz sebagai legenda Suzuki, sejatinya merupakan salah satu orang yang paling kecewa soal keputusan Vinales meninggalkan Suzuki Ecstar demi Movistar Yamaha, namun tetap meyakini bahwa Top Gun memiliki kualitas terbaik untuk menjadi juara musim ini, dilihat dari dominasinya selama uji coba pramusim dan kemenangan di Qatar dan Argentina.
Saya selalu menjagokan Maverick sebagai juara. Sejak musim dingin, saya melihatnya sebagai juara, karena ia menjalani pramusim dengan sangat baik, Saat memenangkan dua seri pertama, ia menunjukkan bahwa ia lebih cerdas dari siapapun. Ia dan motornya punya keseimbangan terbaik di MotoGP, meski segalanya tak mudah. Saya bahkan tak mau mengubah taruhan saya, ujarnya.
Kini Vinales tengah berada di peringkat ketiga pada klasemen pembalap, tertinggal 13 poin dari Andrea Dovizioso dan 4 poin dari Marc Marquez. Meski begitu, Schwantz yakin bahwa Marquez merupakan rival yang lebih berbahaya ketimbang Dovizioso bagi Vinales.
Sangat penting bagi Maverick finis di depan Marc di Silverstone, dan hal ini sukses dicapainya dengan tambahan poin yang signifikan. Ia sangat fokus pada Marc, meski rider lain finis di depan mereka. Jika Anda ingin menang, maka Anda harus mengalahkan Marc, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





