Selalu Dianggap Salah, Danilo Petrucci: Pertemanan dengan Andrea Dovizioso Merenggang
Anindhya Danartikanya | 28 Desember 2020 16:40
Bola.net - Danilo Petrucci baru-baru ini curhat dan mengaku sedih persahabatannya dengan Andrea Dovizioso merenggang akibat sebuah insiden kontroversial dalam sesi kualifikasi MotoGP Aragon pada pertengahan Oktober. Hal ini ia sampaikan kepada Speedweek pada Minggu (27/12/2020).
Kedua rider ini dikenal bersahabat sejak lama, dan 'Dovi' lah yang selalu memberi bimbingan kepada 'Petrux' sejak debutnya di MotoGP 2012. Pada 2019, sejak jadi tandem Dovizioso di Ducati Team, Petrucci bahkan pindah rumah dari Terni ke Forli agar mereka bisa latihan intensif bareng.
Namun, semua berubah sejak insiden kualifikasi di Aragon. Petrucci yang baru saja merebut kemenangan di Le Mans usai awal musim yang sangat buruk, mencuri angin dengan melaju di belakang Dovizioso dalam sesi Kualifikasi 1 (Q1) dan mencatat waktu tercepat.
Sejatinya ini tindakan yang wajar saja dilakukan seorang pembalap. Namun akibat ulah Petrucci, Dovizioso hanya duduk di posisi ketiga dan gagal lolos ke Kualifikasi 2 (Q2). Padahal, kala itu Dovizioso tengah sengit memperebutkan gelar dunia dengan Fabio Quartararo dan Joan Mir.
Tak Ada Kata 'Teman' di Dalam Lintasan

Usai kualifikasi, Dovizioso blak-blakan menyebut tindakan Petrucci tidak cerdas, dan makin naik pitam usai hanya finis ketujuh dalam balapan keesokan harinya. Keduanya bicara empat mata dalam perjalanan pulang ke Italia usai balap, tapi sejak itu pertemanan mereka justru renggang.
"Hubungan kami berubah usai insiden Aragon. Momen itu sulit karena ia punya kans meraih gelar. Saya sendiri tiba usai balapan yang baik di Le Mans dan ingin melakukan segalanya demi tampil baik. Sayang, selama dua musim di Ducati, kami hanya bisa berteman di momen privat dan tak bisa di trek," ujar Petrucci.
Rider berusia 30 tahun ini pun makin menyadari bahwa berteman dengan pembalap lain, terutama dengan tandem sendiri, nyaris dilakukan. Namun, Petrucci mengaku tetap bersyukur pernah mendapatkan begitu banyak bimbingan dan wejangan karier dari Dovizioso.
Lebih Cepat atau Lebih Lamban, Pokoknya Salah
"Kini saya tahu, sangat sulit berteman dengan rider lain, apalagi saat bertarung di kejuaraan yang sama. Usai insiden itu, kami tak lagi kerap membicarakannya. Tapi bagi saya, Dovi tetap orang yang sangat baik dan merupakan pembalap top," ungkap Petrucci, yang musim depan pindah ke Red Bull KTM Tech 3.
Petrucci pun kembali meminta maaf atas insiden tersebut, namun tak memungkiri dirinya kerap bertanya-tanya mengapa ia selalu dianggap berada di sisi yang salah. Menurutnya, lebih cepat atau lebih lamban dari Dovizioso, dirinya selalu banjir kritik tajam dari banyak orang.
"Saya sungguh minta maaf atas apa yang terjadi di Aragon. Tapi selama ini saya memang kerap dikritik karena seringnya tak bisa lebih cepat daripada Dovi, dan ketika saya berada di depannya, saya juga dikritik. Saya bisa melakukan apa pun yang saya mau, tapi selalu dianggap salah," pungkasnya.
Sumber: Speedweek
Video: Valentino Rossi Positif Terinfeksi Covid-19
Baca Juga:
7 Nomor Balap yang Dipensiunkan dari Arena MotoGP
Jorge Lorenzo Sedih Tak Bisa Bayar Kepercayaan Repsol Honda
Yamaha Tegaskan Valentino Rossi Tetap Berperan Kumpulkan Data Motor
Jadi Runner-up, Franco Morbidelli Ingin Nilainya Naik di Mata Yamaha
Mencengangkan, Inilah 7 Rekor Keren yang Tercipta di MotoGP 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:45
-
Jadwal Lengkap MotoJunior 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:44
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 14:01
-
Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:57
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:08
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















