'Selalu Turuti Nasihat Dokter, Marc Marquez Bukan Rider Bodoh'
Anindhya Danartikanya | 25 Agustus 2020 15:35
Bola.net - Manajer pribadi Marc Marquez, Emilio Alzamora, menepis isu bahwa kliennya tersebut terlalu ngotot untuk kembali balapan hingga cedera patah tulang lengan atas kanannya tak segera pulih, dan bahkan ia terancam vakum semusim penuh di MotoGP tahun ini. Hal ini ia nyatakan via Sky Sport, Minggu (23/8/2020).
Cedera ini dialami Marquez akibat kecelakaan dalam MotoGP Spanyol di Jerez pada Minggu (19/7/2020) lalu. Usai insiden itu, ia dioperasi di Barcelona, dua hari setelahnya. Operasi itu dijalankan untuk menanamkan satu plat titanium dan 12 sekrup. Dua hari setelah operasi, Marquez kembali ke Jerez untuk turun di Seri Andalusia.
Namun lengan yang sakit membuatnya mundur dan memilih rehat demi fokus balapan di Ceko. Nyatanya, beberapa hari sebelum berangkat, plat titanium Marquez justru patah usai membuka jendela besar di rumah. Ia pun langsung menjalani operasi kedua, dan hal ini membuatnya absen di Brno, serta Seri Austria dan Styria.
Fokus Kembali Bugar 100%

Marquez sempat diperkirakan kembali di Misano pada September, namun pada Sabtu (22/8/2020), Repsol Honda secara mengejutkan mengumumkan ia akan absen selama 2-3 bulan lagi, yang berarti bisa absen semusim penuh. Meski begitu, Alzamora membantah kekacauan ini terjadi akibat Marquez ini buru-buru balapan lagi.
"Kini Marc sudah lebih tenang. Ia baik-baik saja. Marc tahu langkah apa yang harus ia lakukan demi kembali bugar 100%. Marc percaya pada dokternya, dan ia bukan pembalap yang bodoh. Ia mengikuti semua saran dokter, dan kini ia hanya butuh waktu pulih, dan ini penting," ujar juara dunia GP125 1999 ini.
Mengulang pernyataan Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, Alzamora mengakui Honda dan Marquez memutuskan membandingkan pendapat banyak ahli cedera tersebut, tak hanya dr. Xavier Mir dan dr. Angel Charte, untuk memahami langkah terbaik demi keberlanjutan karier Marquez.
Ogah Salahkan Tim Medis MotoGP Andalusia
"Kami harus memaklumi berapa lama waktu yang ia butuhkan. Kini tampaknya jawabannya sudah jelas, jadi keputusan juga telah diambil. Kami telah mengevaluasi berbagai opini (para ahli) dengan baik agar Marc tak kembali melakukan kesalahan," ungkap Alzamora.
Pria Spanyol ini juga menolak menyalahkan tim dokter sirkuit di Sirkuit Jerez dalam MotoGP Andalusia, 24-26 Juli lalu, yang sempat menyatakan Marquez cukup bugar untuk turun lintasan dalam pekan balap tersebut hanya dua hari setelah operasi pertama.
"Menurut kami, sudah jelas jika sesuatu yang tak diduga dokter terjadi, maka itu karena mereka juga tak ingin hal macam ini terjadi. Kami bicara apa adanya, tak ada yang kami sembunyikan. Yang jelas kini kami paham waktu yang dibutuhkan Marc untuk pulih," pungkasnya.
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
- Andrea Dovizioso Hengkang, Inilah 3 Rider Moto2 Incaran Ducati
- Dovizioso Ogah Mimpi Juarai MotoGP Selama Ducati Tak Benahi Performa
- Kritik Vinales, Rins: Sudah Tahu Rem Bermasalah, Kok Tidak Berhenti?
- Fabio Quartararo Tak Lagi Pede dalam Perebutan Gelar MotoGP 2020
- Kemenangan Miguel Oliveira Batalkan Niat Pensiun Bos KTM Tech 3
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41

















