Sempat Benci Balap Motor, Raul Fernandez Jadi Pembalap Gara-Gara Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 15 Oktober 2021 15:53
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Ajo Moto2, Raul Fernandez, tak pelak lagi merupakan rider muda yang panas dibicarakan penghuni paddock MotoGP. Ia tampil sangat gemilang musim ini, jadi salah satu kandidat juara, dan akan naik ke MotoGP pada 2022. Uniknya, ternyata ia sempat tak suka pada dunia balap motor.
Dalam wawancaranya dengan DAZN, Fernandez mengaku bahwa sang ayah merupakan penggemar berat MotoGP dan merupakan pengendara motor yang antusias, koleksi motornya di rumah pun beragam. Namun, Fernandez justru sama sekali tak tertarik, terutama setelah dirinya sempat terjatuh dari motor.
Atas alasan ini pula dirinya punya awal karier yang tak biasa. Jika kebanyakan pembalap memulai kariernya sejak balita, Fernandez malah baru ikut balap motor pada usia 11 tahun. Ia pun tak memungkiri hubungannya dengan motor memang tak biasa. Demikian yang dikutip Marca, Jumat (8/10/2021).
Sempat 'Ilfeel' Gara-Gara Jatuh

"Atas alasan tertentu, hidup saya ini sangat aneh dengan motor. Saya memulai karier sangat terlambat, pada usia 11 tahun. Tapi sebelum saya lahir, saya sudah 'punya' motor. Ayah saya penggemar balap motor, rajin pergi ke Jerez 18 tahun beruntun," ungkap Fernandez, yang kini duduk di peringkat kedua klasemen Moto2.
"Saya sendiri pernah mencoba naik motor, namun jatuh, dan saya bilang, 'Aku tak mau tahu apa pun soal motor'. Padahal ayah saya punya semuanya: quad, buggy, flat track... tapi saya tak memperhatikan, karena saya lebih suka main dengan teman-teman saya," lanjutnya.
Namun, titik balik kehidupan Fernandez terjadi pada 2010 saat ia menonton GP125 Portugal yang digelar di Estoril. Kala itu, Marc Marquez terjatuh saat menjalani sighting lap, hingga harus kembali ke pit untuk memperbaiki motornya. Alhasil, ia harus start terbuncit. Nyatanya, ia justru merebut kemenangan.
Antara Marc Marquez dan Maverick Vinales

"Saat saya menonton balapan Estoril 2010, yakni saat Marc menang usai jatuh, ayah saya bilang, 'seseorang bisa ada di sana untuk mencoba', lalu saya bilang, 'kalau ayah tak membawa kami ke sana...' Nyatanya, ia membawa saya ikut balap motor, dan lihat apa yang terjadi sekarang," ungkap Fernandez.
Meski begitu, Fernandez ternyata lebih mengidolakan Maverick Vinales. Kebetulan, kedua rider ini kerap disebut punya gaya balap yang mirip. Fernandez juga menyatakan nomor balap 25 yang ia pakai saat ini juga ada kaitannya dengan Vinales, yang kini kembali pakai nomor 12 seperti saat masih anak-anak.
"Saya sejatinya memulai karier pakai nomor 23. Namun, sebuah kebetulan dalam hidup, saya sangat menyukai Maverick. Saya mengidolakannya. Saya pun coba tetap pakai nomor 23, tapi tak bisa. Panitia balap kala itu bilang pada saya, 'Apakah kau mau pakai nomor 25?' saya pun bilang 'ya'," tutup Fernandez.
Sumber: DAZN, Marca
Baca Juga:
- 'Fabio Quartararo Belum Tentu Tetap Bela Yamaha di MotoGP 2023'
- Bisa Kunci Gelar WorldSBK di Argentina, Toprak Razgatlioglu Malah Santai
- Jadwal Live Streaming WorldSBK Argentina 2021 di San Juan Villicum
- Tadinya Ngotot ke Yamaha, Raul Fernandez Malah Makin 'Mesra' dengan Tech 3 KTM
- Gara-Gara Acosta-Garcia, KTM Kembali Pertimbangkan Tim Ketiga di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




