Suzuki Ditinggal Davide Brivio ke Formula 1, Kevin Schwantz Tawarkan Bantuan
Anindhya Danartikanya | 28 Januari 2021 09:56
Bola.net - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz, mengaku sudah menawarkan bantuan kepada Suzuki Ecstar MotoGP, yang secara mendadak ditinggalkan Davide Brivio yang tadinya merupakan manajer tim mereka. Seperti diketahui, Brivio hengkang ke Formula 1 tahun ini, menjadi Direktur Balap Alpine F1 Team.
Tadinya, Suzuki dikabarkan ingin menggaet Livio Suppo, eks Manajer Ducati Team dan Repsol Honda. Namun, Direktur Tim sekaligus Project Leader Suzuki, Shinichi Sahara, telah mengumumkan pihaknya untuk sementara belum mau mencari manajer baru dan staf tersisa akan berbagi tugas yang ditinggalkan Brivio.
Kepada Bike Sport News pada Rabu (27/1/2021), Schwantz pun mengaku kecewa melihat Brivio, yang dikenal sukses membimbing Yamaha dan Suzuki juara lagi usai penantian panjang, hengkang begitu saja. Namun, pria asal Texas, Amerika Serikat, ini bisa memaklumi tantangan menarik yang bisa disediakan F1 untuknya.
Bisa Pahami Alasan Davide Brivio Hengkang

"Saya bisa memahami Davide. Ada tantangan baru di luar sana, dari dunia yang berbeda. Ia ingin terlibat, cari cara sukses di dalamnya. Tak diragukan lagi ia pasti bisa. Tapi Suzuki akan rindu Davide dan Roberto (Brivio, koordinator tim). Mereka bekerja sangat baik merakit tim itu, kelompok orang hebat. Semoga sisa staf mereka tetap solid, dan hanya Brivio Bersaudara yang pergi," ujarnya.
"Saya harus ucapkan selamat kepada mereka. Tim ini tim pemenang. Saya tahu Joan (Mir) lah yang jadi juara dunia, namun mereka semua adalah tim yang membuatnya terwujud. Saya doakan yang terbaik ke mana pun mereka pergi, dan saya berharap Davide dan Roberto bisa segera meraih sukses di F1," lanjut Schwantz.
Selain Suppo, ada beberapa nama lain yang tadinya sempat dirumorkan jadi kandidat pengganti Brivio, di antaranya Pablo Nieto (Manajer Tim Sky Racing VR46), Gino Borsoi (Sporting Director Aspar Team), Paul Denning (Manajer Tim Pata Yamaha WorldSBK) dan Schwantz sendiri. Schwantz pun mengaku telah mengajukan diri.
Tak Bisa Kerja Penuh Waktu
"Saya selalu bilang bahwa saya mau membantu Suzuki semampu saya jika kesempatannya memang ada. Tapi saya rasa kesempatannya belum ada sekarang. Sepertinya Sahara-san yakin mereka bisa mengatasi masalah itu dan bisa tetap berprestasi tanpa Davide dan beberapa orang lainnya," ungkap pria berusia 56 tahun ini.
Meski begitu, Schwantz mengakui bahwa dirinya tak bisa bekerja penuh waktu jika harus terlibat dalam proyek Suzuki di MotoGP, karena ia tinggal di Amerika Serikat. Ia pun yakin Sahara dan stafnya bakal punya solusi lebih jitu. Ia pun berharap Suzuki bisa tetap solid dan mempertahankan gelar tahun ini.
"Ini takkan mudah, tapi Sahara-san sudah pergi ke mana-mana dan melakukan banyak hal untuk Suzuki. Saya rasa ia tahu benar apa yang bisa bikin tim mereka tetap percaya diri dan terus memproduksi motor balap yang hebat, serta terus mengembangkannya. Saya mau memberi bantuan, tapi saya tak mau penuh waktu, itu jelas," tutupnya.
Sumber: Bike Sport News
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Crew Chief Jonathan Rea: Ducati Salah Kaprah Tak Dengarkan Andrea Dovizioso
LCR Team Resmi Tetap Berlaga di MotoGP Sampai 2026
Johann Zarco Bersedia ke WorldSBK Usai 'Tugas' di MotoGP Selesai
Sirkuit Jerez Jadi Venue Tunggal Uji Coba Pramusim MotoE 2021
Morbidelli: Setim dengan Rossi Pasti Lebih Santai daripada dengan Quartararo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



